Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 07 Sep 2019 19:13 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Bukan Paris, Ini Monumen di Kediri

Muh Gibran
d'travelers
Foto 1 dari 5
Monumen Simpang Lima Gumul
Monumen Simpang Lima Gumul
detikTravel Community -

Kota Paris terkenal dengan Monumen Arc de Triomphe. Tapi ternyata, monumen ini ada kembarannya di Kediri.

Saya mengenal Kediri di penghujung Oktober 2017 karena tertarik dengan sebuah desanya yang menjelma menjadi Kampung Inggris, sebuah desa yang orang-orang bilang tempat terbaik untuk belajar bahasa inggris. Singkat cerita berangkatlah saya ke Kampung Inggris untuk memperdalam bahasa Inggris sekaligus menjejaki kehidupan baru di Pulau Jawa. Sesampainya di Kampung Inggris suasana pedesaan benar-benar terasa melihat sepeda terparkir dimana-mana. Papan nama kursus sepanjang jalan dan gerbang gerbang rumah yang bercorak candi khas Jawa, memberi kekaguman baru bagi saya yang selalu terkesima dengan orang-orang yang cinta menjaga kebudayaan tanpa tertinggal pesatnya kemajuan.

Awalnya saya menduga Kampung Inggris ini destinasi utama dari kota ini. Sampai akhirnya teman-teman saya pulang berlibur dan menyebut habis dari Simpang Lima Gumul. Timbul rasa penasaran saya untuk menjelajahi kota ini, lengkaplah semua alasan menyewa sepeda motor untuk melihat dan menikmati Kediri.

Perjalanan saya disambut langsung oleh ikon kota ini yakni Simpang Lima Gumul yang merupakan adik kembar dari Monumen Arc De Trhiompe dari Paris sehingga memberikan monumen ini julukan ikon Paris Van Java. Megah dan khasnya bangunan ini dengan ornamen ukiran budaya Jawa dan tulisan Kediri Lagi seolah mengucapkan selamat datang dan ajakan untuk lagi dan lagi mengunjungi kota ini.

Waktu yang tepat untuk menikmati Simpang Lima Gumul yakni pada malam hari karena sorot lampu akan menyempurnakan kemegahan ikon kota ini, lebih lagi terdapat sebuah pusat kuliner di sisi barat Simpang Lima Gumul yang bisa kita jelajahi dengan melewati lorong bawah tanah yang terhubung langsung ke Taman Hijau Simpang Lima Gumul. Di sini terdapat pusat kuliner dan jajanan seperti sempol, getuk pisang dan banyak jajajnan enak lainnya, tempat hiburan mobil dan motor hias, spot foto yang keren dan banyak hal lain yang bisa dieksplorasi untuk menyempurnakan extraordinarynya bertravelling di kota ini.

Hal pertama yang saya lakukan ketika menjelajahi sebuah kota umumnya saya akan menikmati makanan khas dan melihat masjid besar. Seperti di Kediri saya memulai dengan mencari makanan yang sedang hits di dan bertemulah saya dengan Warung Jawara 2 dan mencoba sajian istimewa yang terlihat asing di telinga saya yakni Karengsengan dan gule kambing. Benar-benar top markotop nikmatnya makanan ini, selanjutnya melangkah ke Masjid Agung Kota Kediri. Masjid ini memiliki desain yang indah dengan susunan kubah yang khas serta ukiran kayu dan paduan marmer sebagai interior kian menambah rasa teduh berdoa serta terdapat perpustakaan islam dan taman mini sisi barat masjid membuat kita betah menghabiskan waktu di sini.

Di Kampung Inggris sebenarnya kita sudah bisa menikmati beberapa taman yang keren dan instagramable ditambah wifi gratis antara lain Taman Kilisuci, Taman Hutan Kota Pare, taman bunga matahari dan beberapa lainnya yang masih terjangkau dengan bersepeda. Namun setelah mengunjungi pusat Kota Kediri ternyata banyak taman keren yang memberi suasana berbeda untuk dinikmati seperti Alun-alun Kota Kediri, Taman Brantas untuk bermain skateboard, Taman Memorial Park untuk mengenang jasa pahlawan Kediri, pabrik Gudang Garam yang sangat luas dan memiliki sebuah taman margasatwa, Gua Selomangleng, Candi Surowono dan beberapa candi lain yang menyimpan khazanah sejarah zaman Kerajaan Kediri.

Lalu Kenapa saya ingin ke Dubai dan Apa yang ingin saya lakukan saat di sana? Dubai adalah salah satu kota unik di dunia dan kemajuannya menimbulkan rasa penasaran yang besar di setiap orang termasuk saya secara pribadi. Yang pertama saya ingin ke Dubai untuk menjawab rasa penasaran saya tentang kota ini saya ingin bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Dubai untuk tahu gaya hidup mereka sehingga mampu menunjang pesatnya perkembangan kota ini yang terjadi hanya dalam kurun waktu kurang lebih 40 tahun. Apa yang ingin saya lakukan di Dubai tentu antara lain mencoba makanan khasnya, menjelajahi masjid  masjid terindahnya dan mencatat banyak hal dan pelajaran keren di kota unik ini untuk saya bagikan ke teman-teman sebagai motivasi untuk traveling.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA