Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 10 Jan 2020 11:22 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Tahukah Kamu, Bandung Punya Spa Lumpur Alami?

Foto 1 dari 5
Spa lumpur yuk di Kawah Rengganis
Spa lumpur yuk di Kawah Rengganis
detikTravel Community -

Spa lumpur terkenal untuk menyehatkan kulit. Dilengkapi dengan rendaman belerang, inilah wisata spa lumpur di Kawah Rengganis.

Kawasan Ciwidey memang kesohor sebagai tujuan wisata alam dan keluarga. Dikelilingi kebun teh yang menyejukkan mata dan Gunung Patuha yang megah, satu spot wisata ini masih kurang populer tapi wajib kamu kunjungi.

Spot itu bernama Kawah Rengganis yang berada di Rancabali, sekitar 20 menit perjalanan dari Situ Patenggang. Lokasinya berada di tengah perkebunan teh, dan masih sulit diakses dengan mobil atau motor pribadi.

Solusinya ditempuh dengan berjalan kaki selama 30 menit, atau menggunakan jasa ojek sebesar Rp 15,000 saja untuk satu kali perjalanan.

Perlu dicatat kalau wisata Kawah Rengganis ini masih dikelola swadaya oleh warga. Walau secara fasilitas masih seadanya. Cukup komplit seperti tempat ganti baju, toilet, pancuran alam, penyewaan tikar, ban untuk berenang sampai musola dan kantin.

Biaya masuknya pun masih seikhlas pengunjung. Supaya fasilitas di sini makin baik, saya sarankan sih turut menyumbang serelanya saja ya.

Terbentuk akibat letusan gunung jutaan tahun lalu, tempat yang masih alami ini memiliki panorama yang super indah. Bayangkan kolam air belerang berwarna hijau kebiruan serta air terjun kecil berundak-undak dikelilingi tebing putih dan pepohonan yang rimbun dan hijau.

Jika sudah puas berfoto dengan latar panorama tersebut, cobalah nikmatnya berendam di kolam air hangat untuk melegakan tubuh dan pikiran. Kalau saya sih lebih tertarik untuk mandi lumpur dulu sebelum berendam.

Masuk ke kawasan Kawah Rengganis, saya terheran-heran melihat orang-orang seliweran penuh lumpur di sekujur wajah dan tubuh mereka. Apa yang terjadi dengan mereka?

Saya pun bertanya dan diarahkan ke sebuah sudut dimana orang-orang berlumpur itu berkumpul. Rupaya mereka sedang asyik mandi lumpur. Wah sungguh spa alami yang harus saya coba, mumpung hanya Rp 5.000 saja!

Dengan biaya sedemikian, saya disodorkan satu ember kecil berisi lumpur hangat. Saya merapat ke salah satu bangku kayu untuk segera melepas baju dan melumuri tubuh ini dengan lumpur.

Terasa agak panas saat menyentuh kulit, tapi tidak lengket karena lumpur akan segera mengering. Beres melumuri dada, perut, kedua tangan dan kaki, punggung juga muka, saya membiarkan lumpur mengering sempurna. Saya biarkan lumpur meresap, karena setau saya mandi lumpur itu banyak manfaatnya lho seperti berikut:

1. Melegakan nyeri otot.

2. Meredakan stress.

3. Meningkatkan sirkulasi darah.

4. Melembutkan kulit.

5. Membersihkan kotoran pada tubuh.

Supaya faedahnya makin berasa, saatnya membilas lumpur yang mengering dengan mandi di pancuran air belerang. Mandi air belerang juga banyak faedahnya, seperti mengangkat sel kulit mati, mencegah jerawat dan penuaan kulit, sampai mengatasi ketombe juga.

Tempat mandi belerang di Kawah Rengganis disebut Pancuran Lima, mungkin karena jumlah pancurannya ada lima. Air belerang dialirkan melalui batang kayu dan saya tinggal berjongkok di bawahnya. Rasanya betah berlama-lama diguyur air belerang hangat.Tapi saya tak bisa berlama-lama karena antreannya cukup panjang.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA