Teheran - Ada sesuatu yang berbeda di Iran bagian selatan. Di sana ada Suku Bandari yang tak hanya menggenakan hijab, tapi juga topeng.
Foto: Wanita Bertopeng dari Iran
Wanita Bandari memiliki ciri khusus dibandingkan dengan masyarakat Iran yang lain. Mereka bukan hanya menggunakan hijab tapi juga topeng wajah (BBC)
Mereka juga tidak tahu mulai dari kapan tradisi ini dilakukan dan siapa yan memulainya. Namun ada kepercayaan yang menyebutkan bahwa menggunakan topeng sudah mereka lakukan sejak pemerintahan Portugis (BBC)
Hal ini dilakukan untuk menghindari para perempuan dari pencari budak berwajah cantik. Timur Tengah memang sudah terkenal akan wanita berparas cantik (BBC)
Topeng wajah ini memiliki banyak bentuk. Ada yang berbentuk segi empat untuk menutupi area sekitar mata. Ada pula yang berbentuk seperti kumis (BBC)
Topeng kumis digunakan para wanita di desa-desa Qeshm untuk berkamuflase. Desain ini telah ada sejak berabad abad lalu (BBC)
Jika menggunakan topeng para musuh akan mengira bahwa mereka adalah tentara laki-laki (BBC)
Selain menjadi bagian dari budaya dan agama, topeng wajah ini juga melindungi mereka dari sengatan matahari yang terkenal sangat kuat di Teluk Persia (BBC)
Bahkan topeng serupa juga bisa ditemukan di sekitar wilayah Oman, Kuwait, dan bagian lain dari Semenanjung Arab (BBC)
Lebih dari itu, topeng wajah ini juga menjadi penanda asal-usul, desa dan status seorang wanita. Hal ini bisa dilihat dari bahan, bordiran dan desainnya (BBC)
Karena topeng inilah, masyarakat Bandari terkenal misterius dan tertutup. Namun ternyata mereka sangat terbuka dengan pengunjung yang datang. Tak jarang mereka membagi budaya unik ini dan tak keberatan untuk difoto (BBC)
Namun wanita muda saat ini sudah jarang yang mau mengenakan topeng ini. Para gadis memilih untuk menggunakan hijab saja (BBC)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun