Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 01 Jun 2019 03:35 WIB

PHOTOS

Foto: Jalur Alternatif Pemalang yang Asyik

Robby Bernardi
detikTravel

Pemalang - Mudik dengan Jalur Pantura kini makin nyaman. Traveler bisa gunakan jalur alternatif Pemalang dan merasakan asrinya Jawa Tengah.

Dari Pantura hanya sekitar 66 km sudah masuk Kabupaten Purbalingga. detikcom mencoba menelusur jalur yang asyik ini dari keluar tol Pemalang hingga sampai perbatasan Kabupaten Purbalingga. (Robby Bernardi/detikcom)
Dari Pantura hanya sekitar 66 km sudah masuk Kabupaten Purbalingga. detikcom mencoba menelusur jalur yang asyik ini dari keluar tol Pemalang hingga sampai perbatasan Kabupaten Purbalingga. (Robby Bernardi/detikcom)
Lepas dari Gerbang Tol Pemalang, akan sampai di Perempatan Gandulan, pertemuan dengan jalur Pantura dan lingkar Luar Pemalang. Arahkan kendaraan ke kiri untuk menuju kota Pemalang. (Robby Bernardi/detikcom)
Lepas dari Gerbang Tol Pemalang, akan sampai di Perempatan Gandulan, pertemuan dengan jalur Pantura dan lingkar Luar Pemalang. Arahkan kendaraan ke kiri untuk menuju kota Pemalang. (Robby Bernardi/detikcom)
Jangan kuatir, semua akan mudah karena ada rambu petunjuk arah di setiap perempatan. Lepas dari sini perjalanan sejauh 66 km akan berkesan dan mengasyikan. Ingat ikuti petunjuk arah yang menuju ke Purwokerto. (Robby Bernardi/detikcom)
Jangan kuatir, semua akan mudah karena ada rambu petunjuk arah di setiap perempatan. Lepas dari sini perjalanan sejauh 66 km akan berkesan dan mengasyikan. Ingat ikuti petunjuk arah yang menuju ke Purwokerto. (Robby Bernardi/detikcom)
Lepas dari Kota Pemalang kendaraan akan mengarah ke Selatan. Memasuki Si Randu, terdapat papan Selamat Jalan Kota Pemalang’, yang disambut dengan deretan pohon jati yang rindang. (Robby Bernardi/detikcom)
Lepas dari Kota Pemalang kendaraan akan mengarah ke Selatan. Memasuki Si Randu, terdapat papan 'Selamat Jalan Kota Pemalang’', yang disambut dengan deretan pohon jati yang rindang. (Robby Bernardi/detikcom)
Pemandangan kawasan hutan jadi membuat mata kembali sejuk. Ini belum seberapa, lepas dari Kecamatan Bantarbolang, pemudik baik kendaraan pribadi maupun pemotor akan terkesima dengan pemandangan yang indah. (Robby Bernardi/detikcom)
Pemandangan kawasan hutan jadi membuat mata kembali sejuk. Ini belum seberapa, lepas dari Kecamatan Bantarbolang, pemudik baik kendaraan pribadi maupun pemotor akan terkesima dengan pemandangan yang indah. (Robby Bernardi/detikcom)
Jangan kuatir kehabisan BBM kendaraan. Di sepanjang jalur ini ada sekitar empat SPBU yang saat ini stok BBMnya ditambahi untuk pemenuhan kebutuhan para pemudik. (Robby Bernardi/detikcom)
Jangan kuatir kehabisan BBM kendaraan. Di sepanjang jalur ini ada sekitar empat SPBU yang saat ini stok BBMnya ditambahi untuk pemenuhan kebutuhan para pemudik. (Robby Bernardi/detikcom)
Perjalanan sepanjang jalur ini tidak kalah mengasyikan karena pemandangan yang indah dan sejuk. Di jalur ini juga banyak ditemukan tempat rest area maupun warung makan. (Robby Bernardi/detikcom)
Perjalanan sepanjang jalur ini tidak kalah mengasyikan karena pemandangan yang indah dan sejuk. Di jalur ini juga banyak ditemukan tempat rest area maupun warung makan. (Robby Bernardi/detikcom)
Jangan lupa, perjalanan belum lengkap bila tidak singgah ke tempat yang satu ini yakni Candi Batur yang berada di Dusun Karang,Desa Bulakan Kecamatan Belik, atau persis di sisi kanan jalan dan disebelah SD Bulakan setempat. (Robby Bernardi/detikcom)
Jangan lupa, perjalanan belum lengkap bila tidak singgah ke tempat yang satu ini yakni Candi Batur yang berada di Dusun Karang,Desa Bulakan Kecamatan Belik, atau persis di sisi kanan jalan dan disebelah SD Bulakan setempat. (Robby Bernardi/detikcom)
Di sini kita bisa beristirahat sembari berinteraksi dengan satwa liar yakni monyet ekor panjang. Monyet yang lucu-lucu ini akan menyambut kedatangan kita. Jangan lupa ya, jangan menggunakan perhiasan yang mencolok. Satwa ini sangat suka barang-barang yang mencolok. (Robby Bernardi/detikcom)
Di sini kita bisa beristirahat sembari berinteraksi dengan satwa liar yakni monyet ekor panjang. Monyet yang lucu-lucu ini akan menyambut kedatangan kita. Jangan lupa ya, jangan menggunakan perhiasan yang mencolok. Satwa ini sangat suka barang-barang yang mencolok. (Robby Bernardi/detikcom)
Setelah melepas penat dengan beristirahat di loaksi ini, perjalanan dilanjutkan kembali. Di sepanjang jalan menuju ke Purwokerto nampak para penjual buah nanas madu seakan menyambut kehadiran pemudik. (Robby Bernardi/detikcom)
Setelah melepas penat dengan beristirahat di loaksi ini, perjalanan dilanjutkan kembali. Di sepanjang jalan menuju ke Purwokerto nampak para penjual buah nanas madu seakan menyambut kehadiran pemudik. (Robby Bernardi/detikcom)
Setelah melepas penat dengan beristirahat di loaksi ini, perjalanan dilanjutkan kembali. Di sepanjang jalan menuju ke Purwokerto nampak para penjual buah nanas madu seakan menyambut kehadiran pemudik. (Robby Bernardi/detikcom)
Setelah melepas penat dengan beristirahat di loaksi ini, perjalanan dilanjutkan kembali. Di sepanjang jalan menuju ke Purwokerto nampak para penjual buah nanas madu seakan menyambut kehadiran pemudik. (Robby Bernardi/detikcom)

FOKUS BERITA

Kota Wisata Mudik
BERITA TERKAIT
BACA JUGA