Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 17 Jun 2019 08:50 WIB

PHOTOS

Foto: Katak Albino Afrika Ada di Bandung!

Yudha Maulana
detikTravel

Bandung Barat - African Clawed Frog adalah katak albino dari Afrika. Katak bercakar ini ada di Bandung lho.

Ada koleksi menarik di Museum Discovery, Lembang, Bandung. Inilah katak Albino alias African Clawed Frog (Yudha/detikcom)

Ada koleksi menarik di Museum Discovery, Lembang, Bandung. Inilah katak Albino alias African Clawed Frog (Yudha/detikcom)

African Clawed Frog atau katak bercakar dari Afrika ini, merupakan salah satu hewan di Museum Discovery, di kawasan Kota Mini Floating Market. Hewan ini berasal dari Sahara, Afrika (Yudha/detikcom)

African Clawed Frog atau katak bercakar dari Afrika ini, merupakan salah satu hewan di Museum Discovery, di kawasan Kota Mini Floating Market. Hewan ini berasal dari Sahara, Afrika (Yudha/detikcom)

Menurut keterangan Museum Discovery, cakar itu digunakan untuk merobek makanannya. Hewan yang bisa tumbuh hingga 120 mm ini, biasanya menyantap cacing atau hewan yang ukurannya lebih kecil darinya (Yudha/detikcom)

Menurut keterangan Museum Discovery, cakar itu digunakan untuk merobek makanannya. Hewan yang bisa tumbuh hingga 120 mm ini, biasanya menyantap cacing atau hewan yang ukurannya lebih kecil darinya (Yudha/detikcom)

Di kalangan ilmiah katak bercakar ini dinamai Xenopus laevis. Xenopus jantan memiliki ukuran badan dan kaki lebih langsing dibandingkan betinanya (Yudha/detikcom)

Di kalangan ilmiah katak bercakar ini dinamai Xenopus laevis. Xenopus jantan memiliki ukuran badan dan kaki lebih langsing dibandingkan betinanya (Yudha/detikcom)

Museum Discovery memiliki 13 ekor katak albino (Xenopus laevis), perawatannya cukup mudah karena hewan ini bisa hidup meski tanpa saringan air (Yudha/detikcom)

Museum Discovery memiliki 13 ekor katak albino (Xenopus laevis), perawatannya cukup mudah karena hewan ini bisa hidup meski tanpa saringan air (Yudha/detikcom)

Badan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan memasukkan hewan ini sebagai spesies yang invasif (Yudha/detikcom)

Badan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan memasukkan hewan ini sebagai spesies yang invasif (Yudha/detikcom)

Keberadaanya mengancam kelangsungan hidup katak endemik yang berada di suatu habitat, karena memiliki tubuh yang beracun. Katak ini juga dikenal membuat air menjadi keruh (Yudha/detikcom)

Keberadaanya mengancam kelangsungan hidup katak endemik yang berada di suatu habitat, karena memiliki tubuh yang beracun. Katak ini juga dikenal membuat air menjadi keruh (Yudha/detikcom)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA