Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 03 Sep 2020 12:10 WIB

PHOTOS

Longyearbyen, Kota yang Melarang Warganya Meninggal di Sana

Pool
detikTravel

Longyearbyen - Longyearbyen adalah kota yang paling utara di dunia yang ada di Norwegia. Di kota ini ada peraturan yang unik, warganya dilarang meninggal dan dikubur disana.

Longyearbyen merupakan nama kota di utara Bumi yang masih masuk dalam wilayah Norwegia. Ada satu aturan aneh di sana, warganya dilarang meninggal disana dan dilarang menguburkan jenazah di tanah. Getty Images/Maja Hitij  

Longyearbyen merupakan nama kota di utara Bumi yang masih masuk dalam wilayah Norwegia. Ada satu aturan aneh di sana, warganya dilarang meninggal disana dan dilarang menguburkan jenazah di tanah. Getty Images/Maja Hitij  

Longyearbyen adalah ibukota bagi Kepulauan Svalbard. Kepulauan Svalbard sendiri merupakan salah satu kepulauan di sebelah utara dari daratan utama Eropa dan berada di Samudra Arktik. Udaranya cukup ekstrem di sana, bisa sampai minus puluhan derajat Celcius. Istimewa/mariasahai  

Longyearbyen adalah ibukota bagi Kepulauan Svalbard. Kepulauan Svalbard sendiri merupakan salah satu kepulauan di sebelah utara dari daratan utama Eropa dan berada di Samudra Arktik. Udaranya cukup ekstrem di sana, bisa sampai minus puluhan derajat Celcius. Istimewa/mariasahai  

Jika kedapatan ada penduduk yang sudah diprediksi secara medis umurnya tak panjang lagi dan mati di kota Longyearbyen, maka keluarga yang bersangkutan bisa dikenai sanksi dan hukuman. Getty Images/Maja Hitij  

Jika kedapatan ada penduduk yang sudah diprediksi secara medis umurnya tak panjang lagi dan mati di kota Longyearbyen, maka keluarga yang bersangkutan bisa dikenai sanksi dan hukuman. Getty Images/Maja Hitij  

Peraturan tersebut sudah berlaku sejak tahun 1950. Bagi orang yang meninggal, jenazahnya tidak boleh dikubur di tanah melainkan harus diterbangkan ke daratan Norwegia. Jenazah akan dibawa naik pesawat kargo bisa dengan Norwegian Air atau SAS (Scandinavian Air System). Getty Images/Maja Hitij  

Peraturan tersebut sudah berlaku sejak tahun 1950. Bagi orang yang meninggal, jenazahnya tidak boleh dikubur di tanah melainkan harus diterbangkan ke daratan Norwegia. Jenazah akan dibawa naik pesawat kargo bisa dengan Norwegian Air atau SAS (Scandinavian Air System). Getty Images/Maja Hitij  

Bukan tanpa sebab pemerintah kota melarang warganya untuk mati, justru aturan itu dibuat untuk melindungi warganya. Getty Images/Maja Hitij  

Bukan tanpa sebab pemerintah kota melarang warganya untuk mati, justru aturan itu dibuat untuk melindungi warganya. Getty Images/Maja Hitij  

Cuaca ekstrim di Longyearbyen menyebabkan tanah mengalami Permafrost. Istimewa/Thinsktock  

Cuaca ekstrim di Longyearbyen menyebabkan tanah mengalami Permafrost. Istimewa/Thinsktock  

Permafrost adalah kondisi tanah yang berada di titik beku pada suhu 0° C. Istimewa/Thinsktock  

Permafrost adalah kondisi tanah yang berada di titik beku pada suhu 0° C. Istimewa/Thinsktock  

Jika ada mayat yang dikubur maka jasad tersebut akan terawetkan dan tidak akan membusuk. Hal tersebut akan membahayakan bagi warga lain yang masih hidup. Istimewa/mariasahai  

Jika ada mayat yang dikubur maka jasad tersebut akan terawetkan dan tidak akan membusuk. Hal tersebut akan membahayakan bagi warga lain yang masih hidup. Istimewa/mariasahai  

Di lain sisi, hal tersebut pun bisa berubah menjadi penyebar penyakit. Tahun 1920-an, penduduk Longyearbyen menderita flu akibat virus dari jenazah yang dikuburkan. Maka pemerintah setempat dengan tegas menyatakan tidak boleh ada jenazah yang dikuburkan yang sama saja artinya tidak boleh ada kuburan. Getty Images/Maja Hitij  

Di lain sisi, hal tersebut pun bisa berubah menjadi penyebar penyakit. Tahun 1920-an, penduduk Longyearbyen menderita flu akibat virus dari jenazah yang dikuburkan. Maka pemerintah setempat dengan tegas menyatakan tidak boleh ada jenazah yang dikuburkan yang sama saja artinya tidak boleh ada kuburan. Getty Images/Maja Hitij  

Meski begitu, Longyearbyen menjadi salah satu destinasi wisata populer di kalangan turis dunia. Getty Images/Maja Hitij  

Meski begitu, Longyearbyen menjadi salah satu destinasi wisata populer di kalangan turis dunia. Getty Images/Maja Hitij  

Pariwisata menjadi salah satu mata pencaharian penduduknya. Mereka menawarkan pengalaman mendaki gunung-gunung es, naik kereta salju dan merasakan tinggal di kepulauan terpencil. Termasuk, melihat kehidupan penduduknya dari dekat. Getty Images/Maja Hitij  

Pariwisata menjadi salah satu mata pencaharian penduduknya. Mereka menawarkan pengalaman mendaki gunung-gunung es, naik kereta salju dan merasakan tinggal di kepulauan terpencil. Termasuk, melihat kehidupan penduduknya dari dekat. Getty Images/Maja Hitij  

Kepulauan Svalbard pertama kali dijajaki manusia pada abad ke-12, ketika zaman Viking. Bangsa Viking memberi nama Svalbard yang memiliki arti tepi yang dingin. Dan kota utamanya yaitu Longyearbyen merupakan yang paling banyak penduduknya. Getty Images/Maja Hitij  

Kepulauan Svalbard pertama kali dijajaki manusia pada abad ke-12, ketika zaman Viking. Bangsa Viking memberi nama 'Svalbard' yang memiliki arti tepi yang dingin. Dan kota utamanya yaitu Longyearbyen merupakan yang paling banyak penduduknya. Getty Images/Maja Hitij  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA