Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 20 Okt 2020 06:12 WIB

PHOTOS

Potret Kota yang Cuma Dihuni 2 Orang, tapi Patuh Protokol Kesehatan

Tim detikcom
detikTravel

Nortosce - Kota Nortosce di Italia cuma dihuni 2 orang saja. Meski cuma berdua, mereka tetap patuh protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak. Yuk, lihat!

Kota Nortosce di Italia bak kota hantu. Kota ini ditinggalkan oleh penduduknya sejak akhir tahun 90-an. Penyebabnya karena bencana gempa bumi dan mencari penghidupan yang lebih layak. Sekarang kota ini cuma ditinggali 2 orang saja. (Silvia Marchetti/CNN)

Kota Nortosce di Italia bak kota hantu. Kota ini ditinggalkan oleh penduduknya sejak akhir tahun 90-an. Penyebabnya karena bencana gempa bumi dan mencari penghidupan yang lebih layak. Sekarang kota ini cuma ditinggali 2 orang saja. (Silvia Marchetti/CNN)

Penduduk Nortosce cuma ada 2 orang, yaitu Giovanni Carilli dan Giampiero Nobili. Carilli berprofesi sebagai petani, sedangkan Nobili berprofesi sebagai pembuat perhiasan. Meski satu kota isinya cuma berdua, tapi Carilli dan Nobili sangat patuh terhadap protokol kesehatan. (Silvia Marchetti/CNN)

Penduduk Nortosce cuma ada 2 orang, yaitu Giovanni Carilli dan Giampiero Nobili. Carilli berprofesi sebagai petani, sedangkan Nobili berprofesi sebagai pembuat perhiasan. Meski satu kota isinya cuma berdua, tapi Carilli dan Nobili sangat patuh terhadap protokol kesehatan. (Silvia Marchetti/CNN)

Ketika beraktivitas di luar ruangan, Carilli dan Nobili wajib mengenakan masker. Carilli yang sudah berusia 82 tahun, ingin menghabiskan masa tuanya dengan merawat domba, kebun anggur, sarang lebah, kebun buah-buahan, serta berburu jamur truffle. (Silvia Marchetti/CNN)

Ketika beraktivitas di luar ruangan, Carilli dan Nobili wajib mengenakan masker. Carilli yang sudah berusia 82 tahun, ingin menghabiskan masa tuanya dengan merawat domba, kebun anggur, sarang lebah, kebun buah-buahan, serta berburu jamur truffle. (Silvia Marchetti/CNN)

Sebelum ditinggalkan penduduknya, Carilli mengingat Nortosce sebagai kota yang tenang, dimana setiap musim panen tiba, para penduduk akan menggelar festival dan pesta di alun

Sebelum ditinggalkan penduduknya, Carilli mengingat Nortosce sebagai kota yang tenang, dimana setiap musim panen tiba, para penduduk akan menggelar festival dan pesta di alun

Sedangkan Nobili yang masih sedikit lebih muda yaitu 74 tahun masih membuat perhiasan dan menjadikan Nortosce sebagai sumber inspirasinya. Mereka cukup kuat untuk tinggal di kota kecil yang jauh dari hingar bingar kehidupan kota besar. Di sini tidak ada toko, apotek dan dokter. (Silvia Marchetti/CNN)

Sedangkan Nobili yang masih sedikit lebih 'muda' yaitu 74 tahun masih membuat perhiasan dan menjadikan Nortosce sebagai sumber inspirasinya. Mereka cukup 'kuat' untuk tinggal di kota kecil yang jauh dari hingar bingar kehidupan kota besar. Di sini tidak ada toko, apotek dan dokter. (Silvia Marchetti/CNN)

Carlili dan Nobili sangat patuh terhadap protokol kesehatan. Mereka selalu menjaga jarak setidaknya 1,5 meter setiap kali bertemu. Padahal ya satu kota isinya cuma mereka berdua saja. Itu karena mereka tidak ingin membahayakan satu sama lain. (Silvia Marchetti/CNN)

Carlili dan Nobili sangat patuh terhadap protokol kesehatan. Mereka selalu menjaga jarak setidaknya 1,5 meter setiap kali bertemu. Padahal ya satu kota isinya cuma mereka berdua saja. Itu karena mereka tidak ingin membahayakan satu sama lain. (Silvia Marchetti/CNN)

Di kota Nortosce masih banyak ditemukan bangunan kuno zaman medieval. Ada juga reruntuhan kastil zaman dulu. Jadi jangan heran kalau melihat penampakan kota ini yang sangat klasik seperti di film-film, bahkan cenderung menyeramkan. (Silvia Marchetti/CNN)

Di kota Nortosce masih banyak ditemukan bangunan kuno zaman medieval. Ada juga reruntuhan kastil zaman dulu. Jadi jangan heran kalau melihat penampakan kota ini yang sangat klasik seperti di film-film, bahkan cenderung menyeramkan. (Silvia Marchetti/CNN)

Memakai masker dan menjaga jarak bukan hanya untuk alasan kesehatan saja. Ini bukan soal baik atau buruk. Jika ada aturan yang harus dipatuhi untuk kebaikan dirimu sendiri dan orang lain, maka patuhilah. Ini soal prinsip, tegas Nobili. (Silvia Marchetti/CNN)

"Memakai masker dan menjaga jarak bukan hanya untuk alasan kesehatan saja. Ini bukan soal baik atau buruk. Jika ada aturan yang harus dipatuhi untuk kebaikan dirimu sendiri dan orang lain, maka patuhilah. Ini soal prinsip," tegas Nobili. (Silvia Marchetti/CNN)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA