Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 15 Jul 2021 05:41 WIB

PHOTOS

Potret Danau Misterius nan Mengerikan India

iStock
detikTravel

Dehradun - Sekira 80 tahun lamanya danau kerangka manusia di Pegunungan Himalaya jadi perhatian serius. Misteri keberadaannya masih terus membingungkan.

Danau Roopkund bisa dicapai lima hari dari pemukiman terdekat di negara bagian Uttarakhand. Traveler akan melihat desa-desa Pegunungan Himalaya yang indah, padang rumput alpine luas yang dipenuhi bunga liar, yang secara lokal dikenal sebagai bugyal dan hanya muncul di atas ketinggian 3.300 MDPL.

Danau Roopkund bisa dicapai lima hari dari pemukiman terdekat di negara bagian Uttarakhand. Traveler akan melihat desa-desa Pegunungan Himalaya yang indah, padang rumput alpine luas yang dipenuhi bunga liar, yang secara lokal dikenal sebagai bugyal dan hanya muncul di atas ketinggian 3.300 MDPL.

Titik tertinggi dari perjalanan ke Danau Roopkund ada di 5.000 MDPL dengan puncak punggungan Junargali. Roopkund terletak 200 meter di bawah punggungan ini.

Titik tertinggi dari perjalanan ke Danau Roopkund ada di 5.000 MDPL dengan puncak punggungan Junargali. Roopkund terletak 200 meter di bawah punggungan ini.

Awalnya, kerangka itu dianggap milik tentara Jepang atau pedagang Tibet di Jalur Sutra yang meninggal karena epidemi. Kemudian, setelah analisis forensik pada tahun 2004, teori terbaik menunjukkan bahwa itu merupakan sekelompok peziarah India.

Awalnya, kerangka itu dianggap milik tentara Jepang atau pedagang Tibet di Jalur Sutra yang meninggal karena epidemi. Kemudian, setelah analisis forensik pada tahun 2004, teori terbaik menunjukkan bahwa itu merupakan sekelompok peziarah India.

Pada 2010, genom manusia purba pertama diurutkan. Tiga puluh delapan sampel tulang bubuk yang dibuat dari sisa-sisa kerangka yang disimpan di Survei Antropologi India, Kolkata, dikirim ke 16 laboratorium di seluruh dunia untuk analisis genomik dan biomolekuler.

Pada 2010, genom manusia purba pertama diurutkan. Tiga puluh delapan sampel tulang bubuk yang dibuat dari sisa-sisa kerangka yang disimpan di Survei Antropologi India, Kolkata, dikirim ke 16 laboratorium di seluruh dunia untuk analisis genomik dan biomolekuler.

Hasil studi selama lima tahun yang diterbitkan pada 2019 mengejutkan dunia. Di dalamnya dari kelompok Asia Selatan, tulang-tulangnya ada antara abad ke-7 dan ke-10. Ada juga kelompok baru individu keturunan Mediterania timur yang berasal dari Pulau Kreta, yang meninggal pada abad ke-19. Lalu ada satu sampel yang berasal dari Asia Tenggara, juga dari abad ke-19. 

Hasil studi selama lima tahun yang diterbitkan pada 2019 mengejutkan dunia. Di dalamnya dari kelompok Asia Selatan, tulang-tulangnya ada antara abad ke-7 dan ke-10. Ada juga kelompok baru individu keturunan Mediterania timur yang berasal dari Pulau Kreta, yang meninggal pada abad ke-19. Lalu ada satu sampel yang berasal dari Asia Tenggara, juga dari abad ke-19. 

BERITA TERKAIT
BACA JUGA