Bali - Bali lengang saat Nyepi, termasuk Bandara Ngurah Rai, sementara 133 pecalang disiagakan untuk menjaga keamanan selama catur brata penyepian.
Foto Travel
Bali Hening di Hari Nyepi
Suasana hening menyelimuti Bali saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, Kamis (19/3/2026). Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai di Badung tampak lengang, seiring terhentinya aktivitas masyarakat di Pulau Dewata. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Umat Hindu menjalani catur brata penyepian selama 24 jam. Empat pantangan tersebut meliputi amati geni (tidak menyalakan api), amati lelungan (tidak bepergian), amati lelanguan (tidak menikmati hiburan), serta amati karya (tidak bekerja).
Sebanyak 133 pecalang atau petugas keamanan adat dikerahkan di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, untuk memantau situasi selama Nyepi berlangsung. Para pecalang bertugas memastikan umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguanΒ ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Tidak hanya di bandara, berbagai kawasan pariwisata, ruas jalan, hingga objek vital di seluruh Bali yang biasanya ramai juga terpantau sepi. Kondisi ini menjadi ciri khas Nyepi, ketika seluruh aktivitas dihentikan sementara. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Kondisi Bali yang sunyi selama Nyepi mencerminkan momen refleksi dan perenungan bagi umat Hindu, sekaligus menjadi tradisi unik yang membedakan perayaan hari raya ini dari daerah lainnya.Β ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib