Jakarta -
Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.
Lalu lalang pengunjung di Jalan Sannenzaka-Ninenzaka, Kyoto.
|
Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.
Foto lama kawasan Jalan Sannenzaka-Ninenzaka, Kyoto.
|
Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.
Banyak pengunjung kawasan jalan Sannenzaka- Ninenzaka mengenakan pakaian tradisional Jepang ketika berkunjung ke kawasan ini, dan tidak lupa menyempatkan diri untuk berfoto ria.
|
Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.
Salah satu kue yang dijual di toko di kawasan Sannenzaka-Ninenzaka, Kyoto.
|
Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.
Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.Salah satu jalanan terkenal di Kyoto, adalah Jalan Sannenzaka-Ninenzaka di kawasanHigashiyama. Di sepanjang jalannya banyak toko & restoran bergaya tradisional Jepang.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica