Jakarta -
Gunung Semeru terkenal indah dan sangat menawan, julukan Puncak Para Dewa memang tepat disandangnya. Mulai dari segarnya air di Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, sampai pemandangan dari atas puncak. Perjuangan yang sepadan.
Perjuangan menuju puncak Mahameru: capek, dingin, melelahkan, dan terus berjuang.
|
Gunung Semeru terkenal indah dan sangat menawan, julukan Puncak Para Dewa memang tepat disandangnya. Mulai dari segarnya air di Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, sampai pemandangan dari atas puncak. Perjuangan yang sepadan.
Puncak Mahameru, atap Pulau Jawa ketika sepi dan ingin kesana kembali.
|
Gunung Semeru terkenal indah dan sangat menawan, julukan Puncak Para Dewa memang tepat disandangnya. Mulai dari segarnya air di Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, sampai pemandangan dari atas puncak. Perjuangan yang sepadan.
Terima kasih Tuhan dan bersyukur atas nikmat -Nya. Terima kasih juga saya persembahkan buat rekan saya Asriful Fauzi. Thank you Bro..
|
Gunung Semeru terkenal indah dan sangat menawan, julukan Puncak Para Dewa memang tepat disandangnya. Mulai dari segarnya air di Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, sampai pemandangan dari atas puncak. Perjuangan yang sepadan.
Gunung Semeru terkenal indah dan sangat menawan, julukan Puncak Para Dewa memang tepat disandangnya. Mulai dari segarnya air di Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, sampai pemandangan dari atas puncak. Perjuangan yang sepadan.Gunung Semeru terkenal indah dan sangat menawan, julukan Puncak Para Dewa memang tepat disandangnya. Mulai dari segarnya air di Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, sampai pemandangan dari atas puncak. Perjuangan yang sepadan.Gunung Semeru terkenal indah dan sangat menawan, julukan Puncak Para Dewa memang tepat disandangnya. Mulai dari segarnya air di Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, sampai pemandangan dari atas puncak. Perjuangan yang sepadan.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib