Jakarta -
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Panorama alam baduy, Cikadu Ketuk
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Damin, bocah Cibeo
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Narsis di leuwit, Gazebo
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Teteh sedang menenun, Cikakal
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Memintal, Ciboleger
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Kusut, Gazebo
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Di ladang, Cikadu Ketuk
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Bocah di jembatan bambu, Cikakal
|
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.Kampungnya sepi karena mereka lebih banyak di ladang. Rumah mereka berkelompok, menghadap Utara-Selatan. Beratap kiray, berpintu satu, tidak berjendela. Itulah potret Desa Cibeo.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?