Jakarta -
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
ugc
|
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
ugc
|
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
ugc
|
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
ugc
|
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
ugc
|
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
ugc
|
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.Sosoknya yang renta dengan rambut putih menghiasi mahkota kepalanya, Pak Wayan, 79 tahun, masih kuat berjalan mengeliling desa. Ingatannya masih tajam, hasrat keingintahuannya begitu besar jika menyangkut tentang sejarah kerajaan kuno Indonesia ataupun kesusastraan bahasa-bahasa kuno seperti Sansekerta, Kawi, maupun bahasa Bali kuno.
(travel/travel)