Sacramento mungkin bukanlah kota wisata. Tapi, turis yang berkunjung ke kota di Negara Bagian California, AS ini mengincar satu destinasi. Mereka penasaran dengan rumah bergaya Victoria yang dulu pernah dihuni pembunuh berantai.
Adalah Dorothea Puente, wanita keji yang membunuh beberapa orang dan menguburnya di halaman rumah. Sejak tahun 1980-an, pemerintah setempat menggali 7 jenazah dari halaman depan dan belakangnya. Puente sendiri dinyatakan bersalah pada 1993, dengan hukuman seumur hidup. Ia meninggal di penjara pada 2011, pada usia 82 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pemandu Home Tour adalah John Cabrera, detektif dari Kepolisian Sacramento yang menangani kasus pembunuhan di rumah Puente. Di rumah ini, turis bisa melihat ruangan tempat Puente menguras cairan tubuh para korbannya. Ruangan itu punya rak buku, tempat tidur, dan dua buah karpet.
"Saya menarik karpetnya, dan melihat ada noda. Saya langsung tahu itu adalah cairan tubuh," tutur Cabrera seperti dilansir dari The Sydney Morning Herald, Rabu (18/9/2013).
Selama tur berlangsung, sebuah manekin berdiri di salah satu sudut rumah. Manekin wanita itu mengenakan jubah merah, memegang sekop warna hijau. Itulah gambaran sosok Puente.
Meski ditinggal penghuninya, rumah ini punya pemilik baru. Pasangan Barbara Holmes dan Tom Williams merenovasi rumah ini beberapa saat setelah membelinya. Mereka juga membuang sekat pemisah antara dapur dan ruang makan.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam