9 Negara yang Berbahaya untuk Turis!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Negara Unik

9 Negara yang Berbahaya untuk Turis!

Fetry Wuryasti - detikTravel
Kamis, 10 Okt 2013 12:50 WIB
9 Negara yang Berbahaya untuk Turis!
Yangon - Beberapa negara memang ramah dan membawa suasana yang menyenangkan untuk dikunjungi wisatawan. Namun perhatikan, ternyata ada juga beberapa negara yang berbahaya bagi turis.

Faktor berbahayanya suatu negara untuk dikunjungi juga bermacam-macam, mulai dari rawan akan terorisme, daerah konflik dan perang, hingga faktor alam seperti gempa dan tsunami. Ditengok detikTravel dari situs Askmen.com, Kamis (10/10/2013), berikut 9 negara yang berbahaya untuk turis:

1. Myanmar

(Kris Fathoni/detikTravel)
Kericuhan politik negara yang dialami Myanmar membuat negara ini dianggap berbahaya untuk dikunjungi turis mancanegara. Namun, setelah pemilu pada April silam, pemerintah mendukung anjurkan pariwisata yang bertanggung jawab. Turis kini ramai datang ke Negeri 1.000 Pagoda, untuk melihat matahari terbenam di atas 4.000 kuil Buddha di dataran Bagan.

2. Bosnia dan Herzegovenia

(theguardian.com)
Mintalah traveler menggambarkan seperti apa Bosnia. Mereka akan menjawabnya pemandangan berlumpur dan tercemar. Sebelum ditujukan untuk pariwisata, Bosnia memiliki rupa seperti Eropa 20-30 tahun yang lalu. Ini memang bekas negara perang. Namun, jangan salah Bosnia memiliki hidangan masakan paling enak di Eropa.

3. Armenia

(doitinasia.com)
Terletak di antara Iran dan Georgia, Armenia dianggap berbahaya bagi traveler karena mungkin terkait dengan genosida Armenia di Turki. Di luar stereotip suramnya Soviet, Armenia adalah negara Kristen pertama di dunia dan memiliki pemandangan yang luar biasa, puluhan biara kuno di gunung dan katedral di hutan.

4. Uganda

(d2medical.ie)
Uganda telah lama dilihat sebagai negara dengan berbagai kasus teroris selama setengah abad terakhir. Oleh karena itu negara ini dianggap berbahaya untuk turis. Dengan bahaya nyata bagi turis, industri pariwisata Uganda berupaya menyediakan akomodasi dan fasilitas kelas atas, hotel mewah dan butik di kota-kota besar dan dengan taman nasional.

5. Kolombia

(colombia.travel)
Telah lama Kolombia dikenal dengan kasus penculikannya. Meski Kolombia berbahaya bagi turis, namun tetap banyak turis yang berkunjung ke Kolombia. Hal ini karena Kolombia memiliki apa yang turis cari, seperti pegunungan tertutup salju dan gunung berapi, pantai indah, hutan Amazon yang padat dan masih banyak lagi.

6. Iran

(tourist-destinations.com)
Dari luar, Iran memang terlihat berbahaya bagi turis, mulai dari masalah senjata nuklir, hingga urusan diplomatik Iran dengan Israel. Namun di balik kesan berbahaya negara ini, orang-orang Iran adalah pewaris ribuan kebudayaan Persia. Mereka juga bisa bermain ski di spot-spot ski terbaik di Asia Tengah.

7. Pakistan

(pakistan-travel.com)
Pakistan sering disalahartikan dengan zona perang aktif lainnya. Negara ini memang terkenal dengan teroris selama hampir satu dekade, ditambah permasalahan kerusuhan sipil. Namun Pakistan juga memiliki wisata terbaik di dunia, seperti tiga wilayah pegunungan tertinggi di dunia, mencapai 8.000 mdpl dengan aliran sungai bernuansa biru.

8. Kuba

(insightcuba.com)
Negara ini dianggap berbahaya untuk wisatawan karena konfliknya dengan Amerika. Namun traveler seringkali berkunjung ke Kuba untuk mendapatkan perawatan medis yang murah. Di Kuba traveler bisa bersantai di pantai pasir putih, menyulut cerutu terbaik Kuba, lalu berpesta di Havana.

9. Ethiopia

(galenfrysinger.com)
Masalah yang paling terdengar dari Ethiopia adalah masalah kelaparan, kemiskinan, pelari tercepat jarak jauh. Sekilas terlihat tidak yang bisa menarik minat wisatawan pada umumnya. Namun jika dijelajahi, Ethiopia adalah rumah bagi beberapa situs sejarah dunia, termasuk gereja-gereja dipahat dari lempengan batu di Lalibela.
Halaman 2 dari 10
Kericuhan politik negara yang dialami Myanmar membuat negara ini dianggap berbahaya untuk dikunjungi turis mancanegara. Namun, setelah pemilu pada April silam, pemerintah mendukung anjurkan pariwisata yang bertanggung jawab. Turis kini ramai datang ke Negeri 1.000 Pagoda, untuk melihat matahari terbenam di atas 4.000 kuil Buddha di dataran Bagan.

Mintalah traveler menggambarkan seperti apa Bosnia. Mereka akan menjawabnya pemandangan berlumpur dan tercemar. Sebelum ditujukan untuk pariwisata, Bosnia memiliki rupa seperti Eropa 20-30 tahun yang lalu. Ini memang bekas negara perang. Namun, jangan salah Bosnia memiliki hidangan masakan paling enak di Eropa.

Terletak di antara Iran dan Georgia, Armenia dianggap berbahaya bagi traveler karena mungkin terkait dengan genosida Armenia di Turki. Di luar stereotip suramnya Soviet, Armenia adalah negara Kristen pertama di dunia dan memiliki pemandangan yang luar biasa, puluhan biara kuno di gunung dan katedral di hutan.

Uganda telah lama dilihat sebagai negara dengan berbagai kasus teroris selama setengah abad terakhir. Oleh karena itu negara ini dianggap berbahaya untuk turis. Dengan bahaya nyata bagi turis, industri pariwisata Uganda berupaya menyediakan akomodasi dan fasilitas kelas atas, hotel mewah dan butik di kota-kota besar dan dengan taman nasional.

Telah lama Kolombia dikenal dengan kasus penculikannya. Meski Kolombia berbahaya bagi turis, namun tetap banyak turis yang berkunjung ke Kolombia. Hal ini karena Kolombia memiliki apa yang turis cari, seperti pegunungan tertutup salju dan gunung berapi, pantai indah, hutan Amazon yang padat dan masih banyak lagi.

Dari luar, Iran memang terlihat berbahaya bagi turis, mulai dari masalah senjata nuklir, hingga urusan diplomatik Iran dengan Israel. Namun di balik kesan berbahaya negara ini, orang-orang Iran adalah pewaris ribuan kebudayaan Persia. Mereka juga bisa bermain ski di spot-spot ski terbaik di Asia Tengah.

Pakistan sering disalahartikan dengan zona perang aktif lainnya. Negara ini memang terkenal dengan teroris selama hampir satu dekade, ditambah permasalahan kerusuhan sipil. Namun Pakistan juga memiliki wisata terbaik di dunia, seperti tiga wilayah pegunungan tertinggi di dunia, mencapai 8.000 mdpl dengan aliran sungai bernuansa biru.

Negara ini dianggap berbahaya untuk wisatawan karena konfliknya dengan Amerika. Namun traveler seringkali berkunjung ke Kuba untuk mendapatkan perawatan medis yang murah. Di Kuba traveler bisa bersantai di pantai pasir putih, menyulut cerutu terbaik Kuba, lalu berpesta di Havana.

Masalah yang paling terdengar dari Ethiopia adalah masalah kelaparan, kemiskinan, pelari tercepat jarak jauh. Sekilas terlihat tidak yang bisa menarik minat wisatawan pada umumnya. Namun jika dijelajahi, Ethiopia adalah rumah bagi beberapa situs sejarah dunia, termasuk gereja-gereja dipahat dari lempengan batu di Lalibela.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads