Jabal Nur berada di kawasan Hejaz atau sekitar 7 km dari Masjidil Haram. Untuk menuju ke tempat ini, biasanya wisatawan hanya merogoh kocek 10 Riyal atau Rp 27.000 bila menggunakan taksi.
Keberadaan Gua Hira membuat Jabal Nur menjadi begitu spesial di mata para jamaah. Dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam jika ingin sampai di gua tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situs Mecca.net, Kamis (17/10/2013) disebutkan gua ini berukuran tidak besar dengan panjang 3,5 meter, lebar 1,5 meter. Di dalam gua, hanya bisa menampung sekitar 4 orang saja. Dari puncak Jabal Nur, Anda bisa melihat Masjidil Haram di kejauhan.
Dalam sejarah, Nabi Muhammad sudah sejak lama suka datang ke Gua Hira untuk menenangkan pikiran. Hingga suatu hari wahyu turun melalui Malaikat Jibril. Lantas, dimulailah proses panjang Muhammad menjalankan tugas kenabiannya pada usia 40 tahun.
Tak heran, umat Muslim menyebut gunung tersebut dengan sebutan Jabal Nur atau gunung yang bercahaya. Turunnya wahyu dari Allah kepada Nabi Muhammad, adalah titik awal cahaya Islam yang terus menerus benderang hingga kini.
Pada saat musim haji, kunjungan wisata religi ke Gua Hira mencapai puncaknya. Setiap hari, puluhan ribu orang datang silih berganti untuk melihat gua mungil, tempat Nabi Muhammad berkontemplasi.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib