Menginap Ala Tentara Perang di Hotel Bunker Jerman
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menginap Ala Tentara Perang di Hotel Bunker Jerman

- detikTravel
Rabu, 30 Okt 2013 12:31 WIB
Menginap Ala Tentara Perang di Hotel Bunker Jerman
Wisatawan yang menginap harus memakai pakaian ala tentara Jerman (Reuters)
Ilmenau - Bosan dengan hotel yang biasa, East German Bunker di Kota Ilmenau, Jerman, bisa jadi destinasi sekaligus tempat bermalam Anda selanjutnya. Di hotel bunker ini, traveler bisa merasakan pengalaman menginap ala tentara perang.

East German Bunker merupakan bagian dari Waldhotel Rennsteighoehe di Kota Ilmenau, Jerman. Hotel ini dulu memang sebuah bunker yang dijadikan tempat menampung tahanan perang, juga tempat rahasia para prajurit Jerman Timur di tahun 1970-an.

Dilansir dari The Sydney Morning Herald, Rabu (30/10/2013), East German Bunker memberikan pengalaman kepada wisatawan untuk hidup sebagai seorang tahanan perang. Oleh sebab itu, tak bakal ada petugas bunker yang ramah dan tersenyum kepada Anda!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menginap di East German Bunker, wisatawan harus memakai pakaian National People's Army (NVA) yaitu seragam tentara Jerman. Seragamnya berupa sepatu boot, ikat pinggang, jaket, topi, dan masker gas. Setelah itu, wisatawan harus berbaris sebelum masuk ke dalam bunker untuk dibagikan identitasnya yang menjadi seorang tentara.

Jangan berharap ada senyum atau sikap ramah para petugas bunker. Mereka bakal menyuruh Anda untuk bergerak cepat dan tegas untuk menyuruh tidur atau makan jika sudah waktunya.

Tempat tidurnya berupa ranjang tingkat yang ada di dalam suatu ruangan panjang. Hanya ada bantal dan selimut di kasurnya. Setelah bangun tidur, Anda pun diwajibkan untuk membereskannya.

Tak hanya itu, kehidupan keras ala tentara juga akan Anda rasakan saat waktu makan tiba. Bayangkan saja, para wisatawan wanita harus mengupas dan memotong kentang. Sementara itu, para turis pria harus berjaga-jaga dan bergantian memasak sosis panggang. Kentang dan sosis, hanya itu menu makanan Anda!

Meski begitu, rupanya East German Bunker ini tak pernah sepi dari wisatawan. Mereka berusia mulai dari 18 tahun hingga 65 tahun. Rupanya, mereka memang ingin merasakan hidup sebagai tentara, sekaligus mempelajari sejarah tentang perang yang pernah terjadi di Jerman.

Semua informasi tersedia lengkap, mulai dari foto-foto, arsip dokumen, hingga peralatan yang masih tersimpan rapi di dalam bunker. Peralatan perang seperti granat tangan, aneka senapan, persedian tabung oksigen, juga masih tersimpan rapi di sini.

Bagi Anda yang tertarik, sipakan kocek sebesar 109 Euro atau sekitar Rp 1,6 juta per malam.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads