East German Bunker merupakan bagian dari Waldhotel Rennsteighoehe di Kota Ilmenau, Jerman. Hotel ini dulu memang sebuah bunker yang dijadikan tempat menampung tahanan perang, juga tempat rahasia para prajurit Jerman Timur di tahun 1970-an.
Dilansir dari The Sydney Morning Herald, Rabu (30/10/2013), East German Bunker memberikan pengalaman kepada wisatawan untuk hidup sebagai seorang tahanan perang. Oleh sebab itu, tak bakal ada petugas bunker yang ramah dan tersenyum kepada Anda!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan berharap ada senyum atau sikap ramah para petugas bunker. Mereka bakal menyuruh Anda untuk bergerak cepat dan tegas untuk menyuruh tidur atau makan jika sudah waktunya.
Tempat tidurnya berupa ranjang tingkat yang ada di dalam suatu ruangan panjang. Hanya ada bantal dan selimut di kasurnya. Setelah bangun tidur, Anda pun diwajibkan untuk membereskannya.
Tak hanya itu, kehidupan keras ala tentara juga akan Anda rasakan saat waktu makan tiba. Bayangkan saja, para wisatawan wanita harus mengupas dan memotong kentang. Sementara itu, para turis pria harus berjaga-jaga dan bergantian memasak sosis panggang. Kentang dan sosis, hanya itu menu makanan Anda!
Meski begitu, rupanya East German Bunker ini tak pernah sepi dari wisatawan. Mereka berusia mulai dari 18 tahun hingga 65 tahun. Rupanya, mereka memang ingin merasakan hidup sebagai tentara, sekaligus mempelajari sejarah tentang perang yang pernah terjadi di Jerman.
Semua informasi tersedia lengkap, mulai dari foto-foto, arsip dokumen, hingga peralatan yang masih tersimpan rapi di dalam bunker. Peralatan perang seperti granat tangan, aneka senapan, persedian tabung oksigen, juga masih tersimpan rapi di sini.
Bagi Anda yang tertarik, sipakan kocek sebesar 109 Euro atau sekitar Rp 1,6 juta per malam.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi