7 Makanan Paling Aneh di Mata Wisatawan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

7 Makanan Paling Aneh di Mata Wisatawan

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Kamis, 07 Nov 2013 16:30 WIB
7 Makanan Paling Aneh di Mata Wisatawan
(NewsComAu)
Hanoi - Rasanya hampir seluruh traveler tak akan melewatkan wisata kuliner saat liburan, mulai dari makanan kaki lima sampai restoran mewah. Tapi tahukah Anda ada 7 makanan paling aneh di mata wisatawan. Mau mencoba?

Dilansir dari News.com, Rabu (6/11/2013) inilah 7 makanan paling aneh di mata wisatawan:

1. Prahok, Kamboja

(NewsComAu)
Bagi Anda yang kurang menyukai ikan yang difermentasi, sebaiknya hindari Prahok. Ini adalah ikan yang difermentasi dalam jangka waktu sangat lama.

Soal rasa? Ikan ini tentulah sangat asin karena garam yang digunakan untuk fermentasi. Kuliner ini dinilai semakin aneh karena aroma yang ditimbulkan akibat fermentasi terlalu lama. Turis bisa menemukannya di berbagai daerah di Kamboja.

2. Jantung ular, Vietnam

(NewsComAu)
Ibukota Vietnam, Hanoi punya kuliner khas lain yang tak kalah aneh, yakni jantung ular. Banyak dari turis yang datang ke Hanoi ingin mencicipi kuliner yang satu ini. Namun ternyata tak sedikit pula yang mengurungkan niat. Bagaimana dengan Anda?

3. The Veres, Hongaria

(NewsComAu)
The Veres asal Hongaria diperkirakan sudah ada sekitar abad ke-15. Begitu melihat rupa kuliner ini mungkin terlihat biasa saja, tapi tunggu sampai Anda tahu cara pembuatannya.

The Veres terbuat dari darah yang berasal dari tenggorokan babi yang terpotong. Darah ini kemudian direbus sampai matang dan dicincang seperti daging.

4. Case marzu, Italia

(NewsComAu)
Bagi pecinta keju, mungkin nama case marzu sudah tak asing lagi. Ini adalah salah satu kuliner khas yang wajib wisatawan cicipi saat ke Sardinia, Italia.

Dari luar, penampilan case marzu memang tidak jauh berbeda dengan keju lain. Tapi tunggu sampai Anda membelahnya. Ratusan atau bahkan ribuan belatung mengisi bagian dalamnya. Ya, keju ini memanfaatkan belatung untuk menguranggi kadar lemak yang ada.

5. Marmut panggang, Peru, Bolivia, Kolombia

(NewsComAu)
Bebek, ayam atau ikan bakar mungkin sudah biasa. Namun jika traveling ke Peru, Bolivia atau Kolombia, Anda akan menemukan marmut panggang. Hewan ini dinilai rendah lemak dan kolesterol.

Bagi pecinta hewan, marmut panggang bisa jadi merupakan makanan yang sangat dihindari. Betapa tidak, marmut adalah salah satu hewan peliharaan favorit kebanyakan orang. Lalu melihatnya tergeletak tak berdaya karena dipanggang, siapa yang tega?

6. Haggis, Inggris & Skotlandia

(NewsComAu)
Haggis adalah kuliner khas Skotlandia dan Inggris. Makanan ini terbuat dari hati, jantung dan paru-paru domba. Seluruh organ dalam hewan ini dicincang bersama bumbu dan dimasukkan dalam usus domba untuk direbus.

7. Escamoles, Meksiko

(NewsComAu)
Meksiko ternyata juga punya kuliner yang tak kalah aneh, yakni escamoles. Makanan ini terbuat dari telur semut raksasa yang ada di Meksiko.

Biasanya, telur ini ada di dalam taco. Jika ditanya soal rasa, kebanyakan traveler mengatakan rasanya seperti kacang.
Halaman 2 dari 8
Bagi Anda yang kurang menyukai ikan yang difermentasi, sebaiknya hindari Prahok. Ini adalah ikan yang difermentasi dalam jangka waktu sangat lama.

Soal rasa? Ikan ini tentulah sangat asin karena garam yang digunakan untuk fermentasi. Kuliner ini dinilai semakin aneh karena aroma yang ditimbulkan akibat fermentasi terlalu lama. Turis bisa menemukannya di berbagai daerah di Kamboja.

Ibukota Vietnam, Hanoi punya kuliner khas lain yang tak kalah aneh, yakni jantung ular. Banyak dari turis yang datang ke Hanoi ingin mencicipi kuliner yang satu ini. Namun ternyata tak sedikit pula yang mengurungkan niat. Bagaimana dengan Anda?

The Veres asal Hongaria diperkirakan sudah ada sekitar abad ke-15. Begitu melihat rupa kuliner ini mungkin terlihat biasa saja, tapi tunggu sampai Anda tahu cara pembuatannya.

The Veres terbuat dari darah yang berasal dari tenggorokan babi yang terpotong. Darah ini kemudian direbus sampai matang dan dicincang seperti daging.

Bagi pecinta keju, mungkin nama case marzu sudah tak asing lagi. Ini adalah salah satu kuliner khas yang wajib wisatawan cicipi saat ke Sardinia, Italia.

Dari luar, penampilan case marzu memang tidak jauh berbeda dengan keju lain. Tapi tunggu sampai Anda membelahnya. Ratusan atau bahkan ribuan belatung mengisi bagian dalamnya. Ya, keju ini memanfaatkan belatung untuk menguranggi kadar lemak yang ada.

Bebek, ayam atau ikan bakar mungkin sudah biasa. Namun jika traveling ke Peru, Bolivia atau Kolombia, Anda akan menemukan marmut panggang. Hewan ini dinilai rendah lemak dan kolesterol.

Bagi pecinta hewan, marmut panggang bisa jadi merupakan makanan yang sangat dihindari. Betapa tidak, marmut adalah salah satu hewan peliharaan favorit kebanyakan orang. Lalu melihatnya tergeletak tak berdaya karena dipanggang, siapa yang tega?

Haggis adalah kuliner khas Skotlandia dan Inggris. Makanan ini terbuat dari hati, jantung dan paru-paru domba. Seluruh organ dalam hewan ini dicincang bersama bumbu dan dimasukkan dalam usus domba untuk direbus.

Meksiko ternyata juga punya kuliner yang tak kalah aneh, yakni escamoles. Makanan ini terbuat dari telur semut raksasa yang ada di Meksiko.

Biasanya, telur ini ada di dalam taco. Jika ditanya soal rasa, kebanyakan traveler mengatakan rasanya seperti kacang.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads