Ditengok dari Telegraph Travel, Kamis, (13/3/2014) penghuni desa tersebut hanya kurang dari 200 orang. Dulu desa yang berada di Provinsi Malaga, Andalusia ini hanyalah sebuah pemukiman biasa bercat putih seragam dan tidak ada sisi menariknya sama sekali.
Namun, sejak film animasi 'Smurf' pertama booming di bulan Juni 2011, penduduk setempat mengadakan selebrasi menyambut kehadiran film tersebut. Mereka menyulap desa jadi serba biru. Wisatawan pun penasaran membanjiri desa yang dulunya terkenal Kota Putih.
Penduduk setempat telah merenovasi desa ini menghabiskan 4.000 liter cat biru. Lalu pada Desember 2011, ada tawaran menarik dari Sony Pictures yang memproduksi film tersebut. Tawaran itu jadi kabar baik bagi penduduk setempat karena mereka berniat makin mempercantik Juzcar.
Akhirnya desa tersebut dicat ulang dan ditambah pernak-pernik patung Smurf dari gerbang masuk desa sampai ke ujungnya.Tapi hasil tersebut malah membuat turun pamor dalam waktu enam bulan. Selama itu, yang datang ke sana cuma sekitar 80.000 wisatawan saja. Padahal sejak awal eksis, desa ini kebanjiran hingga 100.000 wisatawan.
Selain serba biru, jejeran rumah-rumah itu adanya di atas bukit. Tentunya banyak bonus pemandangan cuma-cuma sejauh mata memandang. Lagi-lagi Anda masuk ke dalam dunia film 'Smurf' yang sesungguhnya!
Makin banyak wisatawan berlalu lalang setiap hari, beberapa penduduk desa meninggalkan huniannya karena merasa terusik. Tapi hal tersebut jangan dijadikan masalah, masih banyak penduduk setempat yang ramah dan bakal menyambut hangat Anda yang hendak menengoknya.
Semenjak jadi desa wisata, desa ini menyiapkan homestay dan hotel untuk wisatawan yang ingin bercengkrama lebih lama dengan penduduk sekitar. Pastinya semua kamar tak jauh dari kesan biru dan Anda bisa tidur bareng 'Smurf' lho. Mau?
(aff/aff)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Cerita Tiara Andini Menolak Tukar Kursi sama 'Menteri' di Pesawat Garuda