Mengutip CNN, Jumat (2/5/2014), berikut 8 destinasi di berbagai negara yang tetap wajib dikunjungi meski penuh wisatawan (bagian kedua):
|
(Vanderlei Almeida/Getty Images)
|
5. Sacre Coeur, Prancis
|
(Christian Marquard/Getty Images)
|
Sacre Coeur menjadi salah satu simbol persatuan Negara Prancis. Mayoritas wisatawan yang datang punya rute sama: turun di Stasiun Anvers, jalan kaki melintasi toko-toko suvenir di Rue de Stainkerque, lanjut ke Sacre Coeur kemudian Place du Tertre.
Tapi kalau jeli, Anda juga bisa melihat deretan kafe mungil khas Paris. Ada pula taman-taman tersembunyi dan lorong-lorong mungil yang cantik.
5. Sacre Coeur, Prancis
|
(Christian Marquard/Getty Images)
|
Sacre Coeur menjadi salah satu simbol persatuan Negara Prancis. Mayoritas wisatawan yang datang punya rute sama: turun di Stasiun Anvers, jalan kaki melintasi toko-toko suvenir di Rue de Stainkerque, lanjut ke Sacre Coeur kemudian Place du Tertre.
Tapi kalau jeli, Anda juga bisa melihat deretan kafe mungil khas Paris. Ada pula taman-taman tersembunyi dan lorong-lorong mungil yang cantik.
6. Stonehenge, Inggris
|
(Matt Cardy/Getty Images)
|
Jangan tertipu dengan gambar-gambar Stonehenge yang sepi dan tanpa pengunjung. Nyatanya, Stonehenge hampir tiap hari dijejali wisatawan. Mereka jalan kaki di sekitar monumen dan berfoto di banyak tempat.
6. Stonehenge, Inggris
|
(Matt Cardy/Getty Images)
|
Jangan tertipu dengan gambar-gambar Stonehenge yang sepi dan tanpa pengunjung. Nyatanya, Stonehenge hampir tiap hari dijejali wisatawan. Mereka jalan kaki di sekitar monumen dan berfoto di banyak tempat.
7. Christ the Redeemer, Brasil
|
(Vanderlei Almeida/Getty Images)
|
"Kebanyakan foto yang Anda lihat diambil dari helikopter, sehingga tak terlihat betapa penuh orang di bawahnya," tutur fotografer travel Laurence Norah.
Kalau ingin berkunjung tanpa berdesak-desakan, datanglah saat hari kerja. Pagi hari jauh lebih baik dibanding siang atau sore, Anda juga bisa melihat panorama sunrise yang cantik dari bukit ini.
7. Christ the Redeemer, Brasil
|
(Vanderlei Almeida/Getty Images)
|
"Kebanyakan foto yang Anda lihat diambil dari helikopter, sehingga tak terlihat betapa penuh orang di bawahnya," tutur fotografer travel Laurence Norah.
Kalau ingin berkunjung tanpa berdesak-desakan, datanglah saat hari kerja. Pagi hari jauh lebih baik dibanding siang atau sore, Anda juga bisa melihat panorama sunrise yang cantik dari bukit ini.
8. Grand Canyon, AS
|
(Craig Ruttle/Getty Images)
|
Ngarai yang berusia 17 juta tahun ini hampir tiap hari dikunjungi ribuan turis. Hati-hati karena saat musim panas, suhunya bisa mencapai 39 derajat Celcius. Alangkah baiknya datang pada musim semi atau gugur.
8. Grand Canyon, AS
|
(Craig Ruttle/Getty Images)
|
Ngarai yang berusia 17 juta tahun ini hampir tiap hari dikunjungi ribuan turis. Hati-hati karena saat musim panas, suhunya bisa mencapai 39 derajat Celcius. Alangkah baiknya datang pada musim semi atau gugur.
Halaman 2 dari 10












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun