Tembok raksasa yang mengelilingi Intramuros awalnya dibuat untuk melindungi penduduk di dalamnya. Siapa pun dapat datang dan melihat kota tua peninggalan Spanyol ini. detikTravel pernah ke Intramuros beberapa waktu silam.
Dalam bahasa latin sendiri, Intramuros memiliki arti di dalam tembok. Intramuros merupakan distrik tertua di Manila dan memiliki sejarah panjang, sejak masih menjadi bagian dari Kerajaan Spanyol, hingga sekarang.
Walaupun terlihat kokoh, Intramuros sendiri sempat hancur ketika terjadi perang dengan pasukan Jepang saat Perang Dunia Kedua. Rekonstruksi pun dilakukan pada tahun 1951, ketika Intramuros dijadikan Monumen Nasional.
Ketika masuk ke Intramuros, mungkin kita akan diingatkan akan suasana saat memasuki Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Pemandangan tembok tinggi yang mengelilingi kota terlihat familiar, hanya saja dalam balutan Spanyol.
Tidak jauh dari pintu masuk, Anda dapat menjumpai 'kalesa,' delman yang merupakan peninggalan Spanyol. Kapasitasnya cukup banyak, 10 orang dengan sang supir. Selain kalesa juga dapat dijumpai tricycle alias becak motor.
Seandainya malas berjalan kaki, Anda dapat membayar sekitar 450 peso atau Rp 120.000 untuk jasa keliling kalesa untuk 1 jam. Tapi ingat untuk mengecek jam, supir tidak akan memberitahu. Jika lebih dari 1 jam, Anda perlu membayar lebih.
Di Intramuros Anda dapat melihat berbagai bangunan kuno peninggalan Spanyol. Beberapa tempat terkenal seperti Fort Santiago, City Plaza, Casa Manila yang merupakan rumah tertua, hingga San Agustin Church yang masuk Situs Warisan Dunia UNESCO, dapat dikunjungi.
Usai mengelilingi Intramuros, Anda dapat mengunjungi Rizal Park yang terletak berdekatan dengan distrik Ermita. Persis di sebelahnya. Mengunjungi Intramuros, kita seakan dibawa kembali ke zaman dahulu saat masa Kerajaan Spanyol. Jika ke Manila, jangan lupa untuk mampir ke kota tua Intramuros.
(ptr/ptr)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030