Bermalam di salah satu rumah penduduk suku minoritas Black Hmonk merupakan pengalaman tersendiri. Wisatawan bercengkrama dengan penduduk lokal, atau mendengar cerita kehidupan mereka yang sederhana.
Serta, mereka disuguhi pemandangan magis saat pagi hari. detikTravel bersama Caldera Sobek Coorporation sempat menikmati pagi hari yang tenang sekaligus menghipnosis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juga kabut seputih kapas yang melayang di lembah-lembah pegunungan. Semua disempurnakan dengan langit membiru yang sangat jernih. Tak lupa, sinar mentari yang menghangatkan udara sekitar.
Perlahan terlihat geliat pagi dari penduduk yang tinggal di sana. Para pria bersiap untuk ke ladang. Sedangkan para wanitanya sudah memakai pakaian tradisional lengkap dan bersiap ke kota. Di sana, mereka akan mencari turis yang mau trekking atau bermalam di rumah tradisional mereka.
Gemericik sungai terdengar dari kejauhan. Airnya sungguh jernih, bahkan karena termasuk di atas gunung, air sungai ini bisa langsung diminum. Sungguh segar!
Rasanya, tak ingin segera berlalu melewati pagi di sini. Traveler bisa berjalan ke sekeliling desa, melintasi ladang sawah, atau berdiam di bebatuan besar sambil menikmati pemandangan magis di depan mata.
(aff/aff)











































Komentar Terbanyak
Viral 3 WN Israel Diusir Pemilik Gym di Ubud: Ini Bukan Tentang Agama
Gunung Lokon, Highland Tomohon yang Bikin Betah Menjauh dari Hiruk Pikuk Kota
Api Padam, Bromo Segera Dibuka Lagi buat Wisatawan