Kualitas permainan teater di kawasan Broadway, New York sudah kesohor kemana-mana. Dari akting pemain, tata panggung, plot cerita, kualitas suara hingga naskah dan kesempurnaan akustik. Teater Broadway - begitu kemudian dikenal - tidak lagi sebatas panggung seni, melainkan ikon pariwisata New York dan pantai timur AS pada umumnya.
Karena fenomenal, banyak turis asing menyisihkan sebagian budget berlibur ke New York untuk sekadar melihat langsung salah satu teater di Broadway. Kendati menyisihkannya harus mengelus dada dan sedikit enggak rela karena mahal bukan kepalang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seberapa mahal teater di Broadway? Pada hari biasa (weekday) rata-rata membandrol tiket mulai dari US$ 75 atau Rp 900.000 pada kurs Rp 12.000. Bila akhir pekan mencapai US$ 120 dolar atau Rp 1,4 juta. Tiket tersebut masih kelas mezanine alias duduk di tribun atas. Kalau mau lebih dekat dengan panggung, bisa mencapai US$150-200 (Rp 1,7-2,4 juta).
Dibandingkan tontotan lain, angka tersebut masih membuat kepala pening. Di tempat konser musik Terminal 5, pertunjukan Cher, Boyce Avenue atau Limp Bizkit hanya US$ 30 (Rp 367 ribu) untuk yang termurah. Begitu pula beberapa band AS maupun Eropa memasang tarif kisaran US$ 30 (Rp 367 ribu) untuk tiket paling rendah. Sementara menonton bioskop di AS mulai harga US$ 7 (Rp 85 ribu) sudah bisa duduk nyaman.
"Beda genre, nggak bisa dibandingin. Ini teater, karya seni. Rugi banget kalau lagi di New York enggak nonton. Harus nonton," ucap Patty, WNI yang telah 5 tahun tinggal di AS berpromosi.
Kualitas dan citarasa ekslusif yang menjadi pemantik teater di Broadway tidak pernah sepi peminat. Reservasi tiket via online sudah ludes sehari sebelum manggung. Kalau memaksa beli tiket di hari H, sedikit kemungkinan bisa diperoleh kecuali membeli ke calo dengan tambahan uang tips.
Antrean penonton terlihat panjang menjelang pertunjukan. Mereka mengantre di trotoar Broadway sejak 30 menit pintu teater belum dibuka. Bila permainan mulai pukul 20.00, maka sejam sebelumnya mulai ramai dan makin menyemut dan memanjang 30 menit kemudian.
Beberapa lakon fenomenal selalu dinanti seperti Les Miserables, Lion King, Wicked, Aladdin dan Phantom of the Opera. Naskah ini dimainkan di sejumlah gedung teater yang berada di kawasan Broadway. Pada cerita favorit tersebut tiket bakal ludes jauh-jauh hari mengingat kapasitas teater terbatas dari 500-an tempat duduk. Bahkan kapasitas teater terbesar di Broadway yakni Majestic Theatre sebanyak 1.645 seat sudah sold out sehari sebelum pementasan.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara