Singapura -
Wisata ke Singapura tidak selalu harus menghabiskan uang banyak. Masih ada tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi tanpa biaya sedikitpun alias gratis! Mau tahu dimana saja?
Negara maju seperti Singapura memang identik mahal. Namun, ada juga beberapa tempat wisata gratis yang tidak kalah menarik dengan yang berbayar. Tempat wisata gratis ini membuat Anda bisa mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Singapura.
Tempat wisata seperti taman, Chinatown hingga air mancur terbesar bisa Anda nikmati dengan tanpa perlu merogoh kocek. Dikumpulkan oleh detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (27/11/2014), inilah berbagai tempat wisata gratis di Singapura bagian pertama:
1. Clarke Quay
(yoursingapore.com)
|
Clarke Quay merupakan salah satu kawasan hiburan malam yang populer di Singapura. Clarke Quay beralamat di 3 River Valley Road, Singapura. Walaupun dikenalΒ sebagai tempat hiburan malam, Clarke Quay tetap dapat dikunjungi pada pagi dan siang hari.
Clarke Quay terletak di pinggir Sungai Singapura. Untuk mencapai tempat ini Anda bisa naik MRT dan turun di Stasiun Clark Quay. Di kawasan Clark Quay terdapat jejeran restoran, cafe, toko barang antik dan lain sebagainya.
Pada malam hari, lampu-lampu bangunan di Clark Quay yang berwarna-warni menambah keindahan dan suasana romantis. Anda bisa berjalan santai, duduk-duduk atau berfoto ria bersama teman atau pasangan Anda di tempat ini.
2. Taman Fort Canning
(nparks.gov.sg)
|
Singapura tidak melulu soal pusat perbelanjaan. Ada juga tempat wisata bersejarah yang bisa Anda kunjungi. Salah satunya adalah Taman Fort Canning yang terletak di perbukitan Singapura. Taman Fort Canning dulunya merupakan pangkalan militer pada zaman Perang Dunia II.
Anda dapat datang ke tempat ini kapan saja karena memang tidak ada jam tutup dan tidak perlu membayar tiket masuk. Taman Fort Canning dibatasi oleh Hill Street, Canning Rise, Clemenceau Avenue dan River Valley Road. Anda dapat naik MRT dan turun di Somerset Stasiun untuk mengunjungi taman ini.
3. Henderson Waves
(CNN)
|
Henderson Waves merupakan jembatan untuk pejalan kaki yang terletak di bagian barat Singapura. Jembatan ini mempunyai bentuk seperti ombak dan menghubungkan antara Taman Mount faber dengan Taman Telok Blangah.
Henderson Waves dibangun di ketinggian 36 m di atas Henderson Road dan membentang sepanjang 274 m. Henderson Waves merupakan jembatan pejalan kaki tertinggi di Singapura. Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa naik MRT dan turun di Stasiun Harbourfront.
Warga Singapura sering menggunakan jembatan ini untuk jogging atau sekedar jalan-jalan bersama keluarga di akhir pekan. Henderson Waves juga menjadi kawasan populer untuk foto pre wedding. Sebaiknya Anda berkunjung sejak pukul 7 malam karena lampu LED akan dihidupkan dan memperindah tampilan jembatan ini.
4. Chinatown
(yoursingapore.com)
|
Chinatown adalah tempat yang paling pas bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh tentang budaya China di Singapura. Selain itu Anda juga bisa icip-icip masakan Cina yang rasanya nikmat.
Di Chinatown terdapat jejeran bangunan-bangunan khas Cina dan banyak lampion berwarna merah. Ada sebuah kuil yang dipercaya menyimpan gigi milik Budha bernama Buddha Tooth Relic Temple. Kuil ini buka pukul 07.00 pagi hingga 19.00 malam dan Anda tidak perlu membayar tiket masuk.
Anda bisa naik MRT dan turun di Stasiun Chinatown kemudian berjalan kaki hingga lokasi. Selain ada kuil budha, di kawasan Chinatown juga terdapat berbagai toko yang menjual kain, obat-obatan, emas hingga restoran dim sum. Untuk menambah nyaman pengunjung, Chinatown juga dilengkapi WiFi gratis.
Clarke Quay merupakan salah satu kawasan hiburan malam yang populer di Singapura. Clarke Quay beralamat di 3 River Valley Road, Singapura. Walaupun dikenalΒ sebagai tempat hiburan malam, Clarke Quay tetap dapat dikunjungi pada pagi dan siang hari.
Clarke Quay terletak di pinggir Sungai Singapura. Untuk mencapai tempat ini Anda bisa naik MRT dan turun di Stasiun Clark Quay. Di kawasan Clark Quay terdapat jejeran restoran, cafe, toko barang antik dan lain sebagainya.
Pada malam hari, lampu-lampu bangunan di Clark Quay yang berwarna-warni menambah keindahan dan suasana romantis. Anda bisa berjalan santai, duduk-duduk atau berfoto ria bersama teman atau pasangan Anda di tempat ini.
Singapura tidak melulu soal pusat perbelanjaan. Ada juga tempat wisata bersejarah yang bisa Anda kunjungi. Salah satunya adalah Taman Fort Canning yang terletak di perbukitan Singapura. Taman Fort Canning dulunya merupakan pangkalan militer pada zaman Perang Dunia II.
Anda dapat datang ke tempat ini kapan saja karena memang tidak ada jam tutup dan tidak perlu membayar tiket masuk. Taman Fort Canning dibatasi oleh Hill Street, Canning Rise, Clemenceau Avenue dan River Valley Road. Anda dapat naik MRT dan turun di Somerset Stasiun untuk mengunjungi taman ini.
Henderson Waves merupakan jembatan untuk pejalan kaki yang terletak di bagian barat Singapura. Jembatan ini mempunyai bentuk seperti ombak dan menghubungkan antara Taman Mount faber dengan Taman Telok Blangah.
Henderson Waves dibangun di ketinggian 36 m di atas Henderson Road dan membentang sepanjang 274 m. Henderson Waves merupakan jembatan pejalan kaki tertinggi di Singapura. Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa naik MRT dan turun di Stasiun Harbourfront.
Warga Singapura sering menggunakan jembatan ini untuk jogging atau sekedar jalan-jalan bersama keluarga di akhir pekan. Henderson Waves juga menjadi kawasan populer untuk foto pre wedding. Sebaiknya Anda berkunjung sejak pukul 7 malam karena lampu LED akan dihidupkan dan memperindah tampilan jembatan ini.
Chinatown adalah tempat yang paling pas bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh tentang budaya China di Singapura. Selain itu Anda juga bisa icip-icip masakan Cina yang rasanya nikmat.
Di Chinatown terdapat jejeran bangunan-bangunan khas Cina dan banyak lampion berwarna merah. Ada sebuah kuil yang dipercaya menyimpan gigi milik Budha bernama Buddha Tooth Relic Temple. Kuil ini buka pukul 07.00 pagi hingga 19.00 malam dan Anda tidak perlu membayar tiket masuk.
Anda bisa naik MRT dan turun di Stasiun Chinatown kemudian berjalan kaki hingga lokasi. Selain ada kuil budha, di kawasan Chinatown juga terdapat berbagai toko yang menjual kain, obat-obatan, emas hingga restoran dim sum. Untuk menambah nyaman pengunjung, Chinatown juga dilengkapi WiFi gratis.
(shf/shf)
Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran