Jakarta -
Ketika masih ramai diinapi traveler, bangunan hotel akan tampak cantik, bersih dan terawat. Namun bagaimana kalau hotel ini sudah lama ditinggalkan, tak terawat dan terbengkalai. Bisa jadi seram seperti 8 hotel ini!
Dikumpulkan detikTravel, Selasa (13/1/2015) inilah bagian kedua bekas bangunan hotel paling angker di dunia:
5. Hotel Belvere, Kroasia
(Youtube)
|
Dibuka pada tahun 1986 di Dubrovnik, Hotel Belvere menjelma menjadi hotel paling mewah di Kroasia. Hotel ini berdiri megah di depan Laut Adriatic. Panorama laut pun menjadi andalan Hotel Belvere.
Namun pada tahun 1991 semua berubah. Hotel Bervere resmi ditutup setelah Kota Dubrovnik dikepung tentara Yugoslavia. Sejak itu hotel tinggal berupa bangunan tanpa ada tamu yang ingin datang.
Sekarang, Hotel Belvere kembali dikunjungi turis. Tapi bukan untuk menginap melainkan untuk menguji nyali. Konon, kejadian-kejadian aneh kerap terjadi di bekas bangunan.
6. Igloo City, AS
(Thinkstock)
|
Igloo City dulunya merupakan bakal calon hotel mewah di sekitar George Parks Highway, dekat Cantwell, Alaska, AS. Namun sejak dibangun tahun 1970-an, hotel berbintang empat ini justru belum pernah dibuka.
Dari luar, hotel ini memang berbentuk seperti rumah-rumah orang Eskimo di Kutub Utara, seperti namanya Igloo. Bentuknya bulat dan besar. Sayang, Igloo City masih belum mendapatkan izin untuk pembukaannya.
Hingga kini Igloo City hanyalah bangunan kosong yang ada di daerah terpencil nan dingin. Di sekitarnya terdapat banyak binatang liar dan sama sekali tak terurus. Tak ada yang berani mendekat atau bahkan masuk ke dalam bangunan.
7. Varosha, Siprus
(Getty Images)
|
Satu lagi hotel mewah yang jadi angker, yaitu Hotel Varosha di Famagusta, Siprus. Hotel begitu terkenal di zamannya sampai-sampai pernah ditempati oleh selebriti dunia, seperti Elizabeth Taylor dan Brigitte Bardot.
Lokasinya yang ada di tepi pantai, disebut-sebut sebagai alasan banyak turis ingin menginap di sana. Terlebih panorama yang disuguhkan membuat turis betah berlama-lama di sana.
Namun masa kejayaan itu semua berubah 180 derajat saat Turki menyerang Siprus di tahun 1974. Kala itu, jalanan di sekitar hotelnya jadi tempat pertumpahan darah dan mayat di mana-mana.
Sejak itu, Hotel Varosha ditinggalkan dan dibiarkan sepi hingga sekarang. Hanya ada puing-puing saja di hotel yang menjulang tinggi tersebut. Melihatnya saja, mungkin sudah membuat bulu kuduk berdiri.
8. Hotel Ponce Intercontinental, Puerto Rico
(Youtube)
|
Hotel Ponce Intercontinental dibuka pada tahun 1960. Hotel ini dulunya memiliki 170 kamar dan ramai dikunjungi turis. Bukan hanya karena fasilitas hotel yang mewah, tapi juga karena suasana yang disuguhkan.
Hotel ini berdiri di atas bukit hijau. Panorama yang disuguhkan juga tak kalah aduhai. Dari jendela, turis bisa melihat deburan ombak di pantai. Cantik!
Sayang, setelah 15 tahun beroperasi, Hotel Ponce Intercontinental ditutup pada tahun 1975. Meski begitu, hotel iniΒ masih menjadi pusat perhatian turis saat datang ke Puerto Rico.
Bekas bangunan hotel masih dikunjungi karena ada cerita seram berkembang. Konon, bayangan misterius sering muncul. Terlebih bagian dalam bangunan sangat berantakan dan kotor menambah seram suasana.
Dibuka pada tahun 1986 di Dubrovnik, Hotel Belvere menjelma menjadi hotel paling mewah di Kroasia. Hotel ini berdiri megah di depan Laut Adriatic. Panorama laut pun menjadi andalan Hotel Belvere.
Namun pada tahun 1991 semua berubah. Hotel Bervere resmi ditutup setelah Kota Dubrovnik dikepung tentara Yugoslavia. Sejak itu hotel tinggal berupa bangunan tanpa ada tamu yang ingin datang.
Sekarang, Hotel Belvere kembali dikunjungi turis. Tapi bukan untuk menginap melainkan untuk menguji nyali. Konon, kejadian-kejadian aneh kerap terjadi di bekas bangunan.
Igloo City dulunya merupakan bakal calon hotel mewah di sekitar George Parks Highway, dekat Cantwell, Alaska, AS. Namun sejak dibangun tahun 1970-an, hotel berbintang empat ini justru belum pernah dibuka.
Dari luar, hotel ini memang berbentuk seperti rumah-rumah orang Eskimo di Kutub Utara, seperti namanya Igloo. Bentuknya bulat dan besar. Sayang, Igloo City masih belum mendapatkan izin untuk pembukaannya.
Hingga kini Igloo City hanyalah bangunan kosong yang ada di daerah terpencil nan dingin. Di sekitarnya terdapat banyak binatang liar dan sama sekali tak terurus. Tak ada yang berani mendekat atau bahkan masuk ke dalam bangunan.
Satu lagi hotel mewah yang jadi angker, yaitu Hotel Varosha di Famagusta, Siprus. Hotel begitu terkenal di zamannya sampai-sampai pernah ditempati oleh selebriti dunia, seperti Elizabeth Taylor dan Brigitte Bardot.
Lokasinya yang ada di tepi pantai, disebut-sebut sebagai alasan banyak turis ingin menginap di sana. Terlebih panorama yang disuguhkan membuat turis betah berlama-lama di sana.
Namun masa kejayaan itu semua berubah 180 derajat saat Turki menyerang Siprus di tahun 1974. Kala itu, jalanan di sekitar hotelnya jadi tempat pertumpahan darah dan mayat di mana-mana.
Sejak itu, Hotel Varosha ditinggalkan dan dibiarkan sepi hingga sekarang. Hanya ada puing-puing saja di hotel yang menjulang tinggi tersebut. Melihatnya saja, mungkin sudah membuat bulu kuduk berdiri.
Hotel Ponce Intercontinental dibuka pada tahun 1960. Hotel ini dulunya memiliki 170 kamar dan ramai dikunjungi turis. Bukan hanya karena fasilitas hotel yang mewah, tapi juga karena suasana yang disuguhkan.
Hotel ini berdiri di atas bukit hijau. Panorama yang disuguhkan juga tak kalah aduhai. Dari jendela, turis bisa melihat deburan ombak di pantai. Cantik!
Sayang, setelah 15 tahun beroperasi, Hotel Ponce Intercontinental ditutup pada tahun 1975. Meski begitu, hotel iniΒ masih menjadi pusat perhatian turis saat datang ke Puerto Rico.
Bekas bangunan hotel masih dikunjungi karena ada cerita seram berkembang. Konon, bayangan misterius sering muncul. Terlebih bagian dalam bangunan sangat berantakan dan kotor menambah seram suasana.
(ptr/shf)
Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara