6 Negara dengan Etika Makan yang Tidak Biasa

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

6 Negara dengan Etika Makan yang Tidak Biasa

- detikTravel
Rabu, 25 Feb 2015 16:30 WIB
6 Negara dengan Etika Makan yang Tidak Biasa
(Thinkstock)
Beijing - Tiap negara punya etika makan yang berbeda-beda. Di Tiongkok, traveler diizinkan bersendawa sebagai tanda menikmati makanan. Di Portugal, dilarang meminta garam dan lada karena dianggap menghina koki. Berikut 7 negara dengan etika makan yang tidak biasa.

Aturan atau etika maakan di tiap negara tidaklah sama. Mungkin, kebanyakan traveler mengacuhkan perihal tersebut dan cuek saja. Padahal, kalau salah tindakan bisa dicap sebagai penghinaan besar.

Disusun detikTravel, Rabu (25/2/2015) berikut 6 negara yang punya etika makan yang tidak biasa:

1. Tiongkok

(Thinkstock)
Sedikitnya, ada tiga hal penting soal etika makan di Tiongkok. Pertama, Anda diizinkan bersendawa di meja setelah makan. Itu dianggap, Anda begitu menikmati hidangan yang disediakan. Berbeda dengan di Indonesia, hal tersebut justru dirasa kurang sopan bukan?

Berikutnya adalah larangan membalikan ikan saat memasak. Dengan membalikan ikan, berarti menandakan kalau perahu nelayan akan terbalik. Sesuatu yang dianggap buruk bagi masyarakat Tiongkok.

Terakhir, yang harus betul-betul Anda ingat. Ketika sedang makan menggunakan sumpit, jangan sekali-kali menggunakan sumpit untuk menunjuk orang. Itu dinilai sebagai penghinaan yang serius!

2. Chile

(Thinkstock)
Chile di kawasan Amerika latin punya etika makan yang mungkin bisa bikin Anda terkejut. Masyarakat di sana tidak pernah menggunakan tangan secara langsung untuk makan. Mereka selalu menggunakan sendok atau garpu.

Bahkan untuk memakan french fries alias kentang goreng, mereka tetap menggunakan garpu.

3. Korea Selatan

(Thinkstock)
Etika makan di Korea Selatan berikut ini lebih menggambarkan kesopanan terhadap orang yang lebih tua. Jika ada orang yang lebih tua menuangkan air ke gelas Anda, maka Anda harus memegang gelas dengan dua tangan.

Selanjutnya, kalau Anda ikut makan bareng dengan masyarakat Korea Selatan, jangan sekali-kali langsung melahap hidangan. Anda harus menunggu pria yang tertua untuk duduk bersama.

4. Jepang

(Thinkstock)
Di Jepang, etika makan dengan sumpit jadi hal yang harus benar-benar diingat. Salah satunya adalah dengan tidak menancapkan sumpit dalam posisi tegak ke nasi atau menu makanan lain. Hal tersebut dinilai kurang sopan, sebab sumpit yang dalam posisi tegak itu sama seperti dupa yang ada di pemakaman.

Kedua, soal makan mie. Beberapa negara di Asia, Jepang salah satunya memperbolehkan orang menyeruput mie sambil bersuara. Jika di negara-negara barat dianggap tidak sopan, di Jepang malah sebaliknya.

5. Tanzania

(Thinkstock)
Negara Tanzania di Afrika Timur punya etika makan yang bisa bikin Anda mnegerenyitkan dahi. Di sana, Anda dipandang kurang sopan jika menghadiri acara makan malam dengan tepat waktu.

Oleh sebab itu, masyarakat setempat selalu datang 15 atau 30 menit sebelum acara makan malam dimulai. Memang sih tidak telat, tapi lama juga harus menunggu setengah jam dulu ya?

6. Portugal

(Thinkstock)
Portugal punya etika makan yang disebut-sebut paling aneh. Anda dilarang meminta garam dan lada ketika sedang berada di restoran, kecuali memang keduanya sudah disiapkan.

Dengan meminta garam dan lada, Anda dinilai sudah menganggap remeh kemampuan koki yang memasak makanan dalam meracik bumbu. Ingat-ingat ya!
Halaman 2 dari 7
Sedikitnya, ada tiga hal penting soal etika makan di Tiongkok. Pertama, Anda diizinkan bersendawa di meja setelah makan. Itu dianggap, Anda begitu menikmati hidangan yang disediakan. Berbeda dengan di Indonesia, hal tersebut justru dirasa kurang sopan bukan?

Berikutnya adalah larangan membalikan ikan saat memasak. Dengan membalikan ikan, berarti menandakan kalau perahu nelayan akan terbalik. Sesuatu yang dianggap buruk bagi masyarakat Tiongkok.

Terakhir, yang harus betul-betul Anda ingat. Ketika sedang makan menggunakan sumpit, jangan sekali-kali menggunakan sumpit untuk menunjuk orang. Itu dinilai sebagai penghinaan yang serius!

Chile di kawasan Amerika latin punya etika makan yang mungkin bisa bikin Anda terkejut. Masyarakat di sana tidak pernah menggunakan tangan secara langsung untuk makan. Mereka selalu menggunakan sendok atau garpu.

Bahkan untuk memakan french fries alias kentang goreng, mereka tetap menggunakan garpu.

Etika makan di Korea Selatan berikut ini lebih menggambarkan kesopanan terhadap orang yang lebih tua. Jika ada orang yang lebih tua menuangkan air ke gelas Anda, maka Anda harus memegang gelas dengan dua tangan.

Selanjutnya, kalau Anda ikut makan bareng dengan masyarakat Korea Selatan, jangan sekali-kali langsung melahap hidangan. Anda harus menunggu pria yang tertua untuk duduk bersama.

Di Jepang, etika makan dengan sumpit jadi hal yang harus benar-benar diingat. Salah satunya adalah dengan tidak menancapkan sumpit dalam posisi tegak ke nasi atau menu makanan lain. Hal tersebut dinilai kurang sopan, sebab sumpit yang dalam posisi tegak itu sama seperti dupa yang ada di pemakaman.

Kedua, soal makan mie. Beberapa negara di Asia, Jepang salah satunya memperbolehkan orang menyeruput mie sambil bersuara. Jika di negara-negara barat dianggap tidak sopan, di Jepang malah sebaliknya.

Negara Tanzania di Afrika Timur punya etika makan yang bisa bikin Anda mnegerenyitkan dahi. Di sana, Anda dipandang kurang sopan jika menghadiri acara makan malam dengan tepat waktu.

Oleh sebab itu, masyarakat setempat selalu datang 15 atau 30 menit sebelum acara makan malam dimulai. Memang sih tidak telat, tapi lama juga harus menunggu setengah jam dulu ya?

Portugal punya etika makan yang disebut-sebut paling aneh. Anda dilarang meminta garam dan lada ketika sedang berada di restoran, kecuali memang keduanya sudah disiapkan.

Dengan meminta garam dan lada, Anda dinilai sudah menganggap remeh kemampuan koki yang memasak makanan dalam meracik bumbu. Ingat-ingat ya!

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads