Terletak di Provinsi Zhejiang, Commodity City disebut-sebut sebagai salah satu tempat belanja grosiran terbesar di dunia. Dilansir dari CNN, Rabu (4/3/2015) barang-barang dari Commodity City memang didistribusikan ke seluruh dunia.
Commodity City di Yiwu punya luas hingga empat juta meter persegi. Yang lebih fantastis lagi, setidaknya terdapat 400.000 jenis produk, dengan jumlah keseluruhan tokonya bahkan mencapai 62.000!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atmosfer di pasar tersebut tidak biasa, siapapun akan dapat merasakan bahwa pasar tersebut merupakan rumah dari sebuah komunitas," ujar Seymour.
Setiap harinya diperkirakan 40.000 pengunjung datang ke Commodity City. Banyak di antara pengunjung yang datang merupakan pembeli retail yang nantinya akan dijual lagi oleh mereka.
Berhubung pengunjung yang datang jumlahnya begitu besar dan terdiri dari latar belakang berbeda, para pembeli dan penjual terbiasa berkomunikasi dengan menggunakan penerjemah.
"Terdapat banyak orang yang berbeda di Yiwu, pembeli dan penjual datang dari seluruh dunia. Namun berdasarkan pengalaman saya dan orang yang saya ajak bicara, pasar yang tumbuh paling cepat adalah pembeli Timur Tengah dan Afrika," ungkap Seymour.
Barang-barang yang dijual di Commodity Market bukanlah barang bermerk, melainkan barang biasa hingga barang kebutuhan sehari-hari. Mulai dari topi wol, bunga plastik, manekin, sampai peralatan masak ada di pasar tersebut.
Berdasarkan info dari media Tiongkok Xinhua, lebih dari 60% dekorasi Natal di dunia adalah buatan Yiwu yang dijual secara grosiran di Commodity City. Apabila Anda menjumpai tulisan Made in China, bisa jadi asalnya dari Commodity Market.
(rdy/shf)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara