Tragedi gempa telah menghancurkan berbagai situs bersejarah di Nepal yang berumur ratusan tahun. Tentunya ini menjadi kabar duka juga bagi dunia pariwisata.
Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Senin (27/4/2015) berikut 5 situs bersejarah yang mengalami kerusakan parah:
1. Durbar Square Kathmandu
|
(CNN)
|
Di masa lalu, Durbar Square memiliki peranan penting sejak abad ketiga hingga Dinasti Rana. Di Durbar Square juga berdiri Hanuman Dhoka Palace Complex yang merupakan kediaman dari Kerajaan Nepal hingga abad ke-19.
Pada tahun 1943, gempa dahsyat juga sempat merusak beberapa bagian Durbar Square di Kathmandu, namun kerusakannya tidak separah gempa 7,8 Skala Richter yang kemarin terjadi. Kathmandu disebut-sebut sebagai kota yang mengalami kerusakan paling parah.
Beberapa situs bersejarah yang mengalami kerusakan parah di sekitara Durbar Square Kathmandu adalah Hanuman Dhoka,Β Kuil Kasthamandap, Kuil Panchtale, Kuil Maju Deval, Basantapur Durbar, Kuil Dasa Avtar, Kuil Shiva Parvati, dan beberapa lainnya.
2. Durbar Square Patan
|
(Twitter)
|
Durbar Square Patan yang dibangun pada abad ketiga juga terkenal akan berbagai kuil yang terbuat dari batu bata merah. Namun gempa yang terjadi kemarin meluluhlantakkan sebagian besar bangunan bersejarah di sana hingga rata dengan tanah.
Beberapa tempat bersejarah seperti Kuil Krishna Mandir, Kuil Hari Shanker, Kuil Uma Maheswar Temple, hingga Mul Chowk, dilaporkan menderita kerusakan yang cukup serius.
3. Durbar Square Bhaktapur
|
(Reuters)
|
Sayang, gempa yang terjadi kemarin juga meluluhlantakkan Durbar Square di Bhaktapur hingga rata dengan tanah. Tidak sedikit kuil indah yang berada di sekitaran Durbar Square menjadi rusak parah.
Pada tahun 1934, gempa yang dahsyat juga menimpa Bhaktapur dan menyisakan apa yang ada sekarang. Setelah peristiwa gempa yang terjadi kemarin, entah bangunan apalagi yang masih tersisa di kota yang disebut memiliki banyak kuil itu.
4. Dharahara Tower
|
(AFP)
|
Sejarahnya, Menara Dharahara dibangun pada tahun 1832 oleh perdana menteri saat itu yang bernama Bhimsen Thapa. Menara tertinggi di Nepal tersebut memiliki 213 anak tangga dan menyajikan pemandangan indah lembah Kathmandu yang mempesona.
Namun naas, gempa yang terjadi pekan lalu menewaskan sekitar 180 pengunjung yang tengah datang berwisata ke Menara Dharahara. Tidak hanya memakan ratusan korban jiwa, pembangunan kembali atas menara bersejarah tersebut juga dirasa sulit.
5. Boudhanath Stupa
|
(Twitter)
|
Bagi umnat Buddha di seluruh dunia Boudhanath Stupa merupakan salah satu lokasi ziarah yang dianggap suci, kurang lebih seperti Mekkah bagi umat Muslim. Rumor menyebutkan kalau Buddha dan sejumlah pengikutnya bereinkarnasi sebagai binatang llama dan hidup di sekitar Boudhanath Stupa. Namun itu baru sebagian cerita yang berkembang.
Diperkirakan Boudhanath Stupa dibangun pada abad ke 5 oleh Raja Nepal yang bernama Sivadeva. Adapun stupa bersejarah itu ditemukan pada akhir abad ke 15, bersamaan dengan tulang dari Raja Amshuvarma.
Berdasarkan foto yang beredar di internet, terlihat kerusakan yang cukup parah dari Boudhanath Stupa. Disebutkan kalau beberapa bagian stupa hancur, walaupun tidak semua. Semoga bencana yang menimpa Nepal segera berlalu.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?