Di Melbourne, Bisa Makan Malam di Dalam Tram!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Australia

Di Melbourne, Bisa Makan Malam di Dalam Tram!

- detikTravel
Kamis, 07 Mei 2015 16:50 WIB
Di Melbourne, Bisa Makan Malam di Dalam Tram!
The Colonial Tramcar Restaurant di Melbourne (Andi/detikTravel)
Melbourne -

Kota Melbourne di Australia memiliki tram yang disulap menjadi sebuah restoran yang mewah dan hangat. Bagi Anda yang ingin merasakan suasana santap malam berbeda, mungkin bisa mampir ke The Colonial Tramcar Restaurant. Sensasinya hangat dan menyenangkan.

Waktu perlahan beranjak malam. Hujan ringan yang baru saja membasahi tanah menambah dingin Melbourne, Australia. Dari kejauhan, tram warna merah tua yang telah berumur membelah Normanby Road.

Namun, tram ini bukan tram biasa. Di dalamnya telah disulap menjadi sebuah restauran sejak tahun 1981 dengan nama The Colonial Tramcar Restaurant. Kemewahan berkelas itu dirasakan detikTravel, Rabu (6/5/2015) atas undangan Melbourne Tourism dan didukung maskapai penerbangan AirAsia X serta Tune Hotels.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tatkala pengunjung masuk, musik jazz dan seriosa menggema pelan silih berganti. Udara yang menusuk di luar langsung berubah hangat di dalam kabin. Satu persatu tamu harus antre masuk, karena pintu hanya muat untuk satu orang.

Tramcar ini dibelah lorong kecil menjadi dua tempat duduk, yaitu seat 2-1 dengan saling berhadap-hadapan. Meski tidak ada aturan hitam di atas putih, umumnya tamu pria datang memakai jas dan gaun bagi perempuan.

"Makan malam di Melbourne dapat menjadi pengalaman yang menakjubkan, terutama di atas trams bersejarah kami yang telah menjadi The Colonial Tramcar Restaurant," demikian jani Tramcar.

Setelah semua masuk dan memenuhi kursi, perlahan Tramcar melaju pelan dari pemberangkatan yang tidak jauh dari Crown Casino itu. Segelas champagne sebagai welcome drink telah siap di meja makan masing-masing.

Suasana mulai mencair hangat saat pelayan menuangkan red wine dan white wine Australia ke gelas yang disiapkan kepada 30 tamu. Tidak berapa lama, makan malam pun dimulai dengan diawali makanan pembuka, makanan utama, cheese board, dan diakhiri dengan dessert.

Untuk pilihan minum, Tramcar memberikan pilihan bir, wine, jus, soft drink, hingga teh dan kopi. Untuk rasa, lidah tidak bisa bohong. Dari wine, steak, hinga es krim, rasanya mewakili cita rasa Melbourne sebagai kota yang paling nyaman ditinggali di dunia.

Untuk bisa makan malam sambil menikmati ketenangan kota Melbourne yang dihuni 4 jutaan warga itu, sebisa mungkin untuk memesan tempat duduk beberapa hari sebelumnya. Selain peminatnya sangat tinggi, di sisi lain hanya ada tiga Tramcar yang melayani tamu.

Selain memberikan layanan dinner, Tramcar juga melayani lunch dan acara tertentu seperti ulang tahun, Natal, perayaan, atau acara khusus lainnya. Diselingi tawa, riuh, dan canda keluarga atau rekan kantor, suasana Tramcar benar-benar hangat.

Untuk privasi, pengambilan foto hanya diperkenankan untuk mengambil foto rombongan sendiri. Jika mau memfoto seisi ruang kabin tram, harus izin masing-masing tamu.

Setelah 1 jam berputar keliling Melbourne, Tramcar kembali ke stasiun pemberangkatan. Satu per satu tamu beranjak dari kursi dan antre keluar tram. Seketika udara dingin langsung menusuk, saat waktu menunjukan pukul 20.30 waktu setempat.

Bagaimana soal harga? Tentu cita rasa makanan sangat sebanding dengan sensasi yang diberikan, serta keramahan awak kabinnya.

(rdy/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads