Seorang ahli pembasmi hama memiliki ide tidak biasa. Pria bernama Michael Bohdan membangun museum kecil yang segalanya berhubungan dengan kecoa.
Seperti ditengok dari situs Legends of America, Kamis (21/5/2015), ada satu tembok penuh yang berisi taksidermi atau hewan awetan, yaitu kecoa. Ada yang ditangkap sendiri, ada yang dibeli. Salah satu kecoa paling besar di AS bahkan dibelinya seharga USD 200.000 (Rp 2,6 milyar).
Mungkin, melihat kecoa mati yang dipajang di dinding akan membuat Anda geli. Tapi tidak dengan yang satu ini. Karena sesuai namanya, ada pula hall of fame yang bertemakan kecoa.
Dari mulai Elvis yang wajahnya diganti kecoa, sampai kecoa yang dijadikan pemain piano. Sudah pasti, siapapun yang melihat akan tertawa.
Tak hanya itu, nama-namanya pun diganti. Seperti contoh penyanyi kenamaan Liberace diubah jadi Liberoachi. Seekor kecoa mati disetting seperti Liberace, lengkap dengan piano dan jubah bulu.
Ada juga The Combates Motel dari Bates Motel dan David Letteroach pelesetan dari David Letterman. Melihatnya, pasti akan mengundang tawa.
Masih berani dengan kecoa mati? Mari datangi ke area kecoa hidup. Di sini juga ada peternakan kecoa kecil-kecilan. Yang diternak adalah kecoa Madagascar yang besarnya bisa setengah telapak tangan manusia. Ngeri!
Cockroach Hall of Fame Museum buka dari Senin sampai Jumat dari pukul 12.15 sampai 17.00 waktu setempat. Pada hari Sabtu, buka dari pukul 12.00 sampai 15.00 waktu setempat. Tidak ada biaya masuk ke museum ini alias gratis.
(Faela Shafa/Fitraya Ramadhanny)












































Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
Fadli Zon Serahkan SK buat Tedjowulan, Keraton Solo Bergejolak