Wisata Muslim di Amerika, Bisa Banget!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Wisata Muslim

Wisata Muslim di Amerika, Bisa Banget!

Wahyu Setyo - detikTravel
Kamis, 18 Jun 2015 14:10 WIB
Wisata Muslim di Amerika, Bisa Banget!
(theislamiccenter.com)
Washington DC - Mungkin traveler tidak ada yang menyangka bahwa di Amerika Serikat punya destinasi wisata muslim untuk dikunjungi. Ada 5 tempat yang bisa disambangi traveler dalam rangka berwisata muslim di negeri Paman Sam itu.

Penganut agama Islam di Amerika Serikat memang minoritas, namun tidak menutup kemungkinan untuk bisa berwisata muslim di Amerika Serikat. Dikumpulkan detikTravel dari beragam sumber, Kamis (18/6/2015), inilah 5 destinasi wisata muslim di negara adidaya itu:

1. The Islamic Center of Washington, Washington DC

(theislamiccenter.com)
Destinasi pertama terletak di Ibukota Amerika Serikat. Tepatnya di Embassy Row, Massachusetts Avenue, Washington DC, ada The Islamic Center of Washington yang bisa dikunjungi oleh para traveler.

Destinasi ini merupakan bangunan masjid dan pusat kebudayaan Islam pertama di Amerika. Tahun pembangunannya menunjuk angka 1957, sudah cukup tua juga rupanya. Bangunan ini berdiri atas prakarsa dan sumbangan negara-negara Muslim di dunia, seperti Mesir dan Turki.

The Islamic Center of Washington mampu menampung 6.000 jamaah. Waktu berkunjung pun tak dibatasi, traveler bisa berkunjung kapan saja untuk mempelajari agama Islam, belajar membaca Al Quran, belajar bahasa Arab atau mengenal kehidupan umat Muslim di Negeri Paman Sam.

2. America's Islamic Heritage Museum, Washington DC

(America's Islamic Heritage Muslim)
Masih bertempat di kota yang sama, Washington DC, ada satu tempat destinasi wisata muslim yaitu America's Islamic Heritage Museum. Inilah destinasi muslim yang bisa disambangi saat berkunjung ke Amerika Serikat.

Lokasi museum Islam ini ada di Jalan 2315 Martin Luther King Avenue SE, Washington DC. Bangunan ini baru berdiri tahun 2011 silam. Walaupun terhitung baru, namun sudah banyak traveler yang datang ke sana tiap tahunnya.

America's Islamic Heritage Museum berisi tentang sejarah perkembangan agama Islam di AS. Satu yang menarik, ada juga biografi tokoh-tokoh Muslim di AS baik di bidang politik atau atlet. Di bidang atlet, ada biografi Muhammad Ali sang petinju tersohor dan Kareem Abdul jabar, atlet basket NBA terkenal dengan banyak gelar juara.

3. Masjid 7, New York

(masjidmalcolmshabazz.com)
Destinasi muslim ketiga di Amerika adalah Masjid 7, alias Masjid Malcolm Shabazz. Nama masjid ini memang cukup unik, bangunannya juga cukup mencolok dengan warna hijau dan kubah yang berukuran cukup besar.

Masjid ini menjadi saksi sejarah tempat dimana Malcolm X, seorang tokoh Muslim yang memperjuangkan kesamaan ras di AS, diangkat menjadi imam di sana pada tahun 1960-an. Masjid ini juga pernah dibom tepat di hari dimana Malcolm X tewas dibunuh, yaitu pada 1965.

Kini, Masjid 7 menjadi pusat pengajaran kebudayaan dan agama Islam di kawasan Harlem, New York. Jika kebetulan lewat di sekitar sini, bolehlah para traveler mampir untuk melihat salah satu masjid bersejarah di Amerika Serikat ini.

4. Missisipi Muslim Museum, Jackson

(muslimmuseum.org)
Lokasi keempat yang bisa disambangi traveler muslim adalah Mississippi Muslim Museum. Museum ini terletak di Mississippi Arts Center, 201 East Pascagoula Street, Jackson yang merupakan ibukota Negara Bagian Mississippi.

Museum yang berdiri sejak tahun 2001 ini punya visi mengenalkan sejarah dan kebudayaan Islam kepada wisatawan yang datang. Dibuka dari hari Senin-Jumat, museum ini banyak mengundang rasa penasaran traveler untuk datang ke sana.

Sejarah dan kebudayaan Islam bisa dilihat di papan-papan informasi pada dinding-dinding museum. Lalu, ada juga artefak kuno berupa tulisan ayat-ayat Al Quran yang didapat dari berbagai belahan di dunia. Yang unik, ada pakaian-pakaian umat Muslim di berbagai negara yang berbeda namun tetap bertujuan untuk menjaga aurat. Pokoknya lengkap dan sangat informatif!

5. Audubon Ballroom, New York

(CNN Travel)
Tempat terakhir untuk didatangi traveler muslim ketika berada di Amerika Serikat adalah Audubon Ballroom di Kota New York. Tempat ini merupakan tempat terbaik untuk mengenang kisah perjuangan Malcolm X, seorang mualaf yang berjuang akan hak asasinya.

Malcolm X, yang notabene kaum minoritas saat itu ta henti berjuang untuk menyuarakan aspirasinya. Melalui Nation of Islam, Malcolm X memerangi rasisme yang menimpa dirinya dan jutaan orang lain di Amerika.

Di lantai dua gedung teater tersebut menjadi tempat The Malcolm X & Dr Betty Shabazz Memorial and Educational Center, yang bisa didatangi wisatawan untuk mengenang Malcolm X. Ada mural yang menggambarkan kehidupan tokoh muslim kulit hitam ini dan ada aneka informasi tentang kehidupannya.
Halaman 2 dari 6
Destinasi pertama terletak di Ibukota Amerika Serikat. Tepatnya di Embassy Row, Massachusetts Avenue, Washington DC, ada The Islamic Center of Washington yang bisa dikunjungi oleh para traveler.

Destinasi ini merupakan bangunan masjid dan pusat kebudayaan Islam pertama di Amerika. Tahun pembangunannya menunjuk angka 1957, sudah cukup tua juga rupanya. Bangunan ini berdiri atas prakarsa dan sumbangan negara-negara Muslim di dunia, seperti Mesir dan Turki.

The Islamic Center of Washington mampu menampung 6.000 jamaah. Waktu berkunjung pun tak dibatasi, traveler bisa berkunjung kapan saja untuk mempelajari agama Islam, belajar membaca Al Quran, belajar bahasa Arab atau mengenal kehidupan umat Muslim di Negeri Paman Sam.

Masih bertempat di kota yang sama, Washington DC, ada satu tempat destinasi wisata muslim yaitu America's Islamic Heritage Museum. Inilah destinasi muslim yang bisa disambangi saat berkunjung ke Amerika Serikat.

Lokasi museum Islam ini ada di Jalan 2315 Martin Luther King Avenue SE, Washington DC. Bangunan ini baru berdiri tahun 2011 silam. Walaupun terhitung baru, namun sudah banyak traveler yang datang ke sana tiap tahunnya.

America's Islamic Heritage Museum berisi tentang sejarah perkembangan agama Islam di AS. Satu yang menarik, ada juga biografi tokoh-tokoh Muslim di AS baik di bidang politik atau atlet. Di bidang atlet, ada biografi Muhammad Ali sang petinju tersohor dan Kareem Abdul jabar, atlet basket NBA terkenal dengan banyak gelar juara.

Destinasi muslim ketiga di Amerika adalah Masjid 7, alias Masjid Malcolm Shabazz. Nama masjid ini memang cukup unik, bangunannya juga cukup mencolok dengan warna hijau dan kubah yang berukuran cukup besar.

Masjid ini menjadi saksi sejarah tempat dimana Malcolm X, seorang tokoh Muslim yang memperjuangkan kesamaan ras di AS, diangkat menjadi imam di sana pada tahun 1960-an. Masjid ini juga pernah dibom tepat di hari dimana Malcolm X tewas dibunuh, yaitu pada 1965.

Kini, Masjid 7 menjadi pusat pengajaran kebudayaan dan agama Islam di kawasan Harlem, New York. Jika kebetulan lewat di sekitar sini, bolehlah para traveler mampir untuk melihat salah satu masjid bersejarah di Amerika Serikat ini.

Lokasi keempat yang bisa disambangi traveler muslim adalah Mississippi Muslim Museum. Museum ini terletak di Mississippi Arts Center, 201 East Pascagoula Street, Jackson yang merupakan ibukota Negara Bagian Mississippi.

Museum yang berdiri sejak tahun 2001 ini punya visi mengenalkan sejarah dan kebudayaan Islam kepada wisatawan yang datang. Dibuka dari hari Senin-Jumat, museum ini banyak mengundang rasa penasaran traveler untuk datang ke sana.

Sejarah dan kebudayaan Islam bisa dilihat di papan-papan informasi pada dinding-dinding museum. Lalu, ada juga artefak kuno berupa tulisan ayat-ayat Al Quran yang didapat dari berbagai belahan di dunia. Yang unik, ada pakaian-pakaian umat Muslim di berbagai negara yang berbeda namun tetap bertujuan untuk menjaga aurat. Pokoknya lengkap dan sangat informatif!

Tempat terakhir untuk didatangi traveler muslim ketika berada di Amerika Serikat adalah Audubon Ballroom di Kota New York. Tempat ini merupakan tempat terbaik untuk mengenang kisah perjuangan Malcolm X, seorang mualaf yang berjuang akan hak asasinya.

Malcolm X, yang notabene kaum minoritas saat itu ta henti berjuang untuk menyuarakan aspirasinya. Melalui Nation of Islam, Malcolm X memerangi rasisme yang menimpa dirinya dan jutaan orang lain di Amerika.

Di lantai dua gedung teater tersebut menjadi tempat The Malcolm X & Dr Betty Shabazz Memorial and Educational Center, yang bisa didatangi wisatawan untuk mengenang Malcolm X. Ada mural yang menggambarkan kehidupan tokoh muslim kulit hitam ini dan ada aneka informasi tentang kehidupannya.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads