Dilansir detikTravel dari BBC, Rabu (12//8/2015) Kota Bandar Mahshar memiliki 'heat index' atau indeks kepanasan sebesar 39,4 derajat celcius (setara 165 derajat Fahrenheit) pada Jumat (8/8) kemarin. Itu adalah yang kedua tertinggi sepanjang sejarah.
Rekor suhu tertinggi masih dipegang oleh Kota Dhahran di Arab Saudi. Suhu di Dhahran tercatat sebagai yang tertinggi, mencapai 178 derajat fahrenheit (setara 42 derajat celcius). Rekor tersebut terjadi saat puncak musim panas, tepatnya pada 8 Juli 2003 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks kepanasan atau 'heat index' berfungsi untuk menghitung seberapa panas suhu yang dirasakan oleh tubuh manusia. Perhitungannnya dengan menggunakan kelembaban serta suhu udara yang dirasakan tubuh manusia saat berada di luar ruangan.
Kota Bandar Mahshar sendiri termasuk kota destinasi wisata di Iran. Di sini traveler bisa menemukan kompleks kota tua, hingga pelabuhan kuno yang terletak persis menghadap ke Teluk Persia. Namun dengan suhu sepanas ini, kira-kira traveler mana yang berani ya untuk liburan ke sini?
(shf/Aditya Fajar Indrawan)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'