Saat mengunjungi Hunter Valley di New South Wales, Australia, biasanya traveler akan langsung mencari perkebunan anggur atau wine tasting. Selain itu, ada juga yang tak kalah seru untuk dicoba yaitu mencicip aneka keju.
Bernama Hunter Valley Cheese, pabrik sekaligus toko keju nan cantik berdiri di tengah hamparan rumput nan hijau. Bangunannya campuran dari batu dan kayu. Di bagian depan bangunan, berbaris kursi dan meja di area terbuka untuk piknik sambil menikmati cuaca cerah.
Jangan hanya membeli kejunya, cobalah juga cheese tasting atau mencicip keju. Dengan AUD 7,50 atau Rp 75 ribu, traveler sudah dapat 4 keju berbeda ditambah crackers, selai persik dan air putih.
"Semua keju diproduksi di sini. Yang jadi tasting ada keju dari 3 bulan sampai 3 tahun," tutur cheese expert Hunter Valley Cheese, Rosalia Lambert, kepada detikTravel beberapa waktu lalu.
Ada blue cheese yang merupakan keju susu kambing yang dilumuri bakteri Penicilium roqueforti. Dari semua keju, inilah yang bau dan rasanya paling kuat. Bagi traveler yang suka dengan rasa kuat, mungkin akan memilih keju ini. Tapi bagi yang tak terlalu suka rasa kuat, harus mencicip dengan makanan lain.
Ada juga Hunter Gold Washed Rind yang rasanya khas. Cukup kuat, tapi pure keju saja. kemudian white cheese dan cheddar yang sudah sering terasa di lidah.
Cara mencicipnya, bisa mengambil satu potong cracker, kemudian tempatkan keju yang diinginkan, lalu dimakan! Ada cara enak menjajal blue cheese. Yaitu dengan menggunakan cracker, blue cheese dan selai persik. Tidak akan menyengat!
Traveler yang penasaran bisa langsung datang dan mencoba cheese tasting. Hunter Valley Cheese buka setiap hari dari pukul 09.00 sampai 17.30 waktu setempat. Jika tertarik dengan asal usul keju, bisa mengikuti cheese talk setiap pukul 11.00 waktu setempat.
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun