Di Jepang, Museum Mie Bisa Sekeren Ini
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Jepang

Di Jepang, Museum Mie Bisa Sekeren Ini

Afif Farhan - detikTravel
Jumat, 09 Okt 2015 18:55 WIB
Di Jepang, Museum Mie Bisa Sekeren Ini
Ruangan Creative Thinking Boxes yang seperti galeri seni (Afif/detikTravel)
Yokohama - Hal yang kecil tapi dikemas menarik, akan menghasilkan sesuatu yang keren. Contohnya Cup Noodles Museum di Jepang, museum yang isinya hanya tentang mie instan tapi selalu ramai wisatawan.

detikTravel beberapa waktu lalu sempat mampir ke Cup Noodles Museum, kala berkunjung ke Jepang. Alamat lengkapnya ada di 2-3-4 Shinko, Naka-ku, Yokohama.

Tampak luar, bangunan museumnya sudah terlihat unik. Bentuknya kotak besar berwarna cokelat, yang mungkin traveler tidak tahu kalau itu adalah suatu museum. Secara garis besar, Cup Noodles Museum memang bentuknya seperti galeri seni.



Tiket masuk ke dalamnya sebesar 500 Yen atau setara Rp 55 ribu. Museumnya terdiri dari 5 lantai, yang punya atraksi wisata sendiri. Lantai satu terdapat loket tiket dan toko suvenir mie. Kemudian di lantai dua, traveler akan melihat sejarah mie instan di Jepang dari tahun 1958 sampai sekarang!

Bungkus-bungkus mie instan tersebut, terpampang dengan rapi di dinding kaca. Ukuran dan bentuknya pun berbagai macam. Bagi orang Jepang sendiri, ini adalah sesuatu yang menarik dan mereka betah berlama-lama di sana. Total bungkus mie instannya, ada 3.000!



Usut punya usut, Cup Noodles Museum dibangun untuk mengenang Momofuku Ando. Dialah yang disebut-sebut penemu mie instan di Jepan dan cup noodles (mie dalam kemasan gelas). Dia juga yang mendirikan Nissin Food.

Tak ayal, sejarah hidup Momofuku Ando juga terpajang jelas di dinding-dinding ruangan. Sejarah dari dia pertama kali membuat mie instan sampai cerita kesukesannya yang meninspirasi. Yang menarik, terdapat semacam wall of fame yang berisikan tokoh-tokoh paling berpengaruh di dunia seperti Albert Einstein hingga Charlie Chaplin dan di tengah-tengahnya terdapat mendiang Momofuku Ando.






Bahkan, pemikiran Momofuku Ando dituangkan dalam suatu ruangan yang bernama Creative Thinking Boxes. Pemikiran-pemikiran tersebut seperti menemukan sesuatu yang betul-betul baru, cari petunjuk dalam semua tempat, memunculkan ide, melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang, jangan puas dengan hal yang biasa-biasa saja, dan jangan menyerah. Itu semua dilambangkan dengan berbagai display yang keren!

Di lantai 3, merupakan tempat yang paling ditungu-tunggu oleh traveler. Di sinilah, terdapat Chicken Ramen Factory dan My CUPNOODLES Factory. Siapa saja bisa mencoba langsung membuat cup noodles sendiri. Jadi, kamu akan diberi bungkusan mienya dan bisa digambar seusai imajinasi.

Berbagai pensil warna pun disiapkan. Traveler tinggal mengikuti instruksi yang diberikan saja. Beitu bungkusnya sudah digambar, kemudian masukan aneka bumbu dan rasa yang kamu suka. Asyik!



Di lantai selanjutnya, merupakan tempat untuk mengisi perut. Ada suatu food court besar yang berisikan jajanan mie dari berbagai negara di dunia. Dari Indonesia, juga ada lho!

Di sebelahnya tersedia arena permainan seperti seluncuran yang temanya pabrik mie. Tapi ingat, hanya anak-anak kecil saja yang boleh masuk ke sana.

Jujur saja, awalnya saya sedikit malas ketika diajak ke Cup Noodles Museum. Tapi begitu masuk ke dalam dan melihat isi museumnya, maka Cup Noodles Museum layak wajib destinasi yang harus kamu kunjungi saat jalan-jalan ke Negeri Sakura.



(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads