Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 08 Jan 2016 19:35 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

'Surga' Christopher Columbus yang Terlupakan

Afif Farhan
detikTravel
Kuba yang mencuri hati Christopher Columbus (Tanveer Badal/BBC Travel)
Havana - Siapa yang tak tahu Christopher Columbus, pelaut tersohor dari Eropa. Tapi mungkin yang satu ini belum banyak yang tahu, ada 1 pulau yang disebutnya tempat terindah di dunia. Bukan, bukan Amerika.

"Inilah negeri paling indah yang pernah dilihat oleh mata manusia," begitu katanya.

Dilansir detikTravel dari BBC Travel, Jumat (8/1/2016) negeri itu bernama Kuba. Negeri yang mungkin, sejarah Che Guevara lebih terkenal daripada sejarah kedatangan Christopher Columbus di sana.

Sejarah mencatat, Christopher Columbus pertama kali berlabuh di Kuba pada tahun 1492. Setelahnya, barulah dia lanjut berlayar ke Amerika dan dikenal sebagai penemunya. Columbus, diketahui menurunkan jangkar di sebelah timur Kuba setelah berlayar berbulan-bulan di lautan.


Pantai-pantai di Kuba (Tanveer Badal/BBC Travel)

Pantai eksotis berpasir putih pun menyambut kedatangannya. Perbukitan hijau menjadi latarnya. Lebih dekat ke pantai, perairannya biru jernih yang mana ikan laut dan karang-karang terlihat jelas di bawah kapalnya.

"Saya begitu sulit untuk menggambarkan keindahannya," kata dia di dalam buku catatannya.

Surga Wisata

Tahukah kamu, Kuba memiliki 300 pantai yang kebanyakan berada di wilayah selatan dan timur. Tempat berlabuhnya kapal Columbus sendiri, adalah di Pantai Guardalavaca di Provinsi Holguin. Jaraknya, sekitar 8 jam dari ibukota negara Kuba, Havana.

Pantai Guardalavaca memiliki hamparan pasir putih yang lembut. Konturnya landai, air lautnya bergradasi. Di tepian pantai, berjejer pepohonan kepala. Tak ayal, kalau Columbus langsung jatuh hati.


Patung Christopher Columbus (ProjectCoast/Youtube)

Kini, sudah berderet resor terdapat di sana dan merupakan salah satu destinasi wisata. Yang bikin pantainya menjadi spesial, adalah adanya patung Christopher Columbus untuk mengenang pelaut kelahiran Genoa tersebut. Patungnya tepat berdiri di bebatuan karang di pinggir pantai.

BBC Travel pun merekomendasikan destinasi lainnya, yang bernama Baracoa. Lokasinya 2-3 jam ke arah selatan dari Holguin. Selain pantai, kota di pesisir pantai ini dilengkapi dengan atraksi budaya, kuliner sampai pegunungan.

'Kota berwarna-warni', itulah julukan yang disematkan pada Baracoa. Lihatlah rumah-rumah penduduknya yang dicat dengan beragam warna. Pakaiannya pun, kebanyakan mencolok warnanya. Soal makanan, aneka menu seafood akan menggoyang lidah.


Kota Baracoa yang berwarna-warni (Tanveer Badal/BBC Travel)

Yang menarik juga di Baracoa adalah El Yunque. Gunung yang ketinggiannya hanya 575 mdpl, tetapi bagian atasnya berbentuk seperti meja (table mountain). Dari atas puncaknya, silakan memandangi teluk yang eksotis!

Selain pantai, bagi yang suka bertualang silakan jelajahi taman-taman nasional di Kuba. Beberapa di antaranya seperti Alejandro de Humboldt National Park dan Sierra Cristal National Park. UNESCO pun menilai, kalau hutan tropis di Kuba merupakan suatu ekosistem yang lengkap.

Maka, jangan heran kalau melihat hewan-hewan yang mungkin belum pernah kamu lihat di sana. Salah satunya adalah Monte Iberia alias salah satu katak terkecil di dunia yang panjangnya hanya 10 milimeter!

Dianugerahi bentang alam yang indah, tak heran jika Christopher Columbus jatuh cinta dengan Kuba. Namun sayangnya, kini pamor wisata Kuba masih kalah dengan tetangganya, Karibia.

Oleh sebab itu, artikel di BBC Travel mengenai Christopher Columbus dan Kuba ini diberi judul 'An Island Paradise You Haven't Seen'. Mungkin, kita seolah menjadi Christopher Columbus yang tidak pernah tahu tentang Kuba, kemudian ke sana dan lalu menyebutnya sebagai, surga.


Lanskap Rio Miel alias Sungai Madu di Kuba (Tanveer Badal/BBC Travel)

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA