Inikah Penjara Paling Sadis di Rusia?
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Inikah Penjara Paling Sadis di Rusia?

Afif Farhan - detikTravel
Senin, 01 Feb 2016 20:31 WIB
Inikah Penjara Paling Sadis di Rusia?
Selamat datang di Prison Castle (Alexander Aksakov/Getty Images/BBC Travel)
Tobolsk - Namanya Prison Castle, penjara paling sadis di Rusia. Selama 150 tahun, 2.500 tahanan dieksekusi di sana. Siapa sangka tempat ini kini menjadi museum.

Situs BBC Travel mengulas soal Prison Castle yang berlokasi di Tobolsk, Tyumen Oblast. Seperti yang detikTravel tengok, Senin (1/2/2016) untuk tiba di sana, turis bisa naik pesawat dari Moskow yang berjarak 2.333 km.

Prison Castle bukan sembarang penjara. Dibangun tahun 1855 dan ditutup tahun 1989, penjara ini disebut-sebut paling mengerikan dan sadis di Rusia. Tahanan negara dari politikus hingga pelaku kriminalitas, dijebloskan ke dalamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stalin sebagai pemimpin Uni Soviet (nama Rusia kala dulu) pada pertengahan tahun 1920-an, menggunakan penjaranya untuk mengurung para tahanan. Masyarakat Rusia pun menilai, Prison Castle adalah penjara yang paling ketat penjagaannya dan belum pernah ada yang berhasil melarikan diri di sana.


Ruangan sel di Prison Castle (Alexander Aksakov/Getty Images/BBC Travel)

Penjaranya memang luas, mampu menampung ribuan orang. Sampai saat ini, bangunannya masih terawat dan tidak terlihat seram-seram amat. Tapi cerita penyiksaan para tahanan di dalamnya, mampu membuat bulu kuduk berdiri. 2.500 Tahanan, tercatat dieksekusi di dalam Prison Castle. Namun banyak pihak beranggapan, jumlahnya bisa lebih dari itu atau dua kali lipat.

Beberapa penyiksaan tahanan di sana adalah, para tahanan disuruh berada di luar ruangan kala musim dingin sedang hebat-hebatnya. Tanpa menggenakan pakaian, mereka merasakan suhu yang amat dingin yang mencapai minus 20 derajat Celcius!

Ruangan selnya pun tidak manusiawi. Ada yang hanya berukuran satu kali satu meter, sehingga menyulitkan orang untuk berdiri atau pun duduk. Kesehatan para tahanan juga tidak dipedulikan, yang mana selama hidup di penjara, mereka hanya memakai satu stel pakaian saja tanpa pernah diganti yang baru. Jangankan itu, tiap ruangan sel saja tidak memiliki lampu!


Beberapa foto para tahanan di sana (Alexander Aksakov/Getty Images/BBC Travel)

Ruangan-ruangan sel lainnya memang lebih luas. Tapi tetap saja tidak nyaman, sebab para tahanan harus meringkuk karena kepenuhan. Udara yang dingin dan kehidupan yang tidak layak, sudah cukup membuat banyak tahanan kehilangan nyawa.

Prison Castle rupanya punya cara khusus agar para tahanan terus terpantau. Para tahanan, rambutnya dicukur habis di sebelah kanan. Sehingga, memudahkan para sipir memantau dan menjadi tanda kalau mereka adalah tahanan Prison Castle.

Kini, Prison Castle sudah dibuka sebagai destinasi wisata berupa museum. Bahkan, disulap menjadi hostel yang mana beberapa ruangan sel dilengkapi penghangat ruangan dan kasur yang empuk. Mau coba bermalam di sana?

(aff/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads