Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Feb 2016 09:25 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kisah Patung Penyihir Terakhir dari Virginia, AS

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Patung Grace Sherwood di Virginia Beach, AS (Instagram/Abigail Larson)
Patung Grace Sherwood di Virginia Beach, AS (Instagram/Abigail Larson)
Virginia Beach - Di Virginia Beach, AS turis bisa melihat sebuah patung untuk menghormati Grace Sherwood. Wanita ini dipercaya sebagai penyihir terakhir yang pernah hidup di sana.

Barangkali traveler baru mendengar tentang nama Grace Sherwood. Jika benar, mari berkenalan dengan wanita, yang kisahnya cukup terkenal di kota terbesar di negara bagian Virginia, AS tersebut.

Dilansir detikTravel dari beberapa sumber, Rabu (17/2/2016), kasus penyihir Grace Sherwood begitu terkenal dan masih diceritakan oleh masyarakat setempat hingga sekarang. Grace hidup di Virgina pada tahun 1660-an, dia berprofesi sebagai seorang penyembuh, dan juga seorang bidan.

Namun pada tahun 1698, tuduhan keji dialamatkan kepada Grace. Grace dituduh oleh tetangganya telah menyihir lahan pertanian miliknya sehingga gagal panen. Zaman dahulu, jika seseorang dituduh sebagai penyihir, maka itu adalah hal yang sangat serius, dan harus dibuktikan kebenarannya.


Wajah Grace Sherwood dari dekat (Instagram/J David Hillery)

Pengadilan memutuskan untuk melakukan tindakan hukuman percobaan atas kasus Grace pada tahun 1706. Caranya tentu saja masih sangat tradisional. Grace diikat pada sebuah tiang salib, lalu ditenggelamkan di percabangan sebelah barat sungai Lynnhaven, yang kini dikenal sebagai Witchduck Point.

Jika Grace tenggelam, maka tuduhan tersebut terbukti tidak benar, karena masyarakat setempat percaya bahwa air sungai adalah zat suci dan tidak bisa menerima kebohongan. Kejujuran Grace akan tenggelam di kedalaman sungai Lynnhaven. Kalau pun Grace mati tenggelam, maka jenazahnya layak untuk dimakamkan di pemakaman suci.

Namun jika Grace mengapung, maka tuduhan tersebut terbukti benar, karena masyarakat setempat percaya air sungai akan menolak kebohongan Grace. Dan ternyata, saat ditenggelamkan ke sungai, Grace tidak tenggelam, dan justru mengapung.

Tuduhan sebagai seorang penyihir pun terbukti kebenarannya. Oleh pengadilan, Grace dinyatakan bersalah dan harus menjalani hukuman penjara. Lokasi tempat Grace dipenjara, kini dibangun sebuah patung untuk mengenang kisah hidupnya.


Kisah pengadilan Grace tertuang dalam prasasti (Instagram/Brettley Hall)

Setelah dibebaskan pada tahun 1714, Grace akhirnya menebus kembali pajak propertinya dan memutuskan untuk tinggal sendiri di lahan pertaniannya. Hingga akhirnya Grace meninggal pada tahun 1740 di usia yang sudah mencapai 80 tahun.

Legenda Grace Sherwood yang juga dikenal sebagai 'The Infamous Witch of Pungo' ini pun mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Pada akhirnya, di tahun 2006, 300 tahun berselang sejak peristiwa diadilinya Grace, Timothy M. Kaine selaku Gubernur Negara Bagian Virginia, menyatakan permohonan maaf atas ketidakadilan yang menimpa Grace Sherwood.

Permintaan maaf Timothy sebagai Gubernur mewakili seluruh negara bagian Virginia dituangkan dalam bentuk prasasti yang tertera di bagian bawah Patung Grace Sherwood. Lewat prasasti itu, negara bagian Virginia secara resmi mengembalikan nama baik Grace dan juga keturunannya.

Kini, traveler bisa mengenang kisah hidup Grace Sherwood melalui sebuah patung yang terletak di halaman Rumah Sakit Bayside, Kota Virginia Beach, AS. Patung ini diletakkan di sudut Independence Boulevard dan Jalan North Witchduck. Wisatawan banyak mengunjungi lokasi tersebut untuk berfoto dengan patung Grace Sherwood.


Prasasti permohonan maaf Gubernur Virginia (Instagram/Trisha D)

(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED