Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 29 Feb 2016 18:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Pemandangan Sunset Sempurna dari Tokyo Skytree, Jepang

Ari Saputra
detikTravel
Sunset sempurna dari Tokyo Skytree Tower, Jepang (Ari Saputra/detikTravel)
Sunset sempurna dari Tokyo Skytree Tower, Jepang (Ari Saputra/detikTravel)
Tokyo -

Tak ada yang paling menyenangkan selain melihat matahari terbenam di Tokyo. Salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan itu yakni dari puncak Tokyo Skytree Tower.

Tokyo Skytree Tower memiliki ketinggian 350 meter. Jika beruntung dan kondisi langit super cerah, Anda akan melihat hamparan kota Tokyo 360 derajat dengan puncak Gunung Fuji di sisi Barat dari tempat ini. Sempurna!

Jika bukan rombongan, datanglah bergegas sekitar satu atau 90 menit sebelum matahari terbenam. Sebab, antrian akan sangat panjang untuk masuik lift. Berbeda dengan turis rombongan (lebih dari 30 orang) terdapat lift khusus yang membuat perjalanan menuju puncak Sktree lebih cepat.


Inilah Tokyo Skytree di Jepang (Ari Saputra/detikTravel)

Membeli tiket seharga Y2.000 (sekitar Rp200.000) lewat online turut membantu memotong waktu antrian. Angka itu hanya untuk mencapai puncak Tembo Deck (350 meter). Sementara bagi yang ingin naik 100 meter lebih tinggi (Tembo Galeria) perlu merogoh kocek separuh lebih banyak dari Tembo Deck.

detikTravel yang berkesempatan menjajal ketinggian Tokyo Skytree akhir pekan lalu harus menahan nafas. Terutama saat lift meloncat dari lantai 3 menuju puncak 350 meter hanya dalam hitungan detik. Perbedaan kerapatan oksigen yang datang tiba-tiba membuat kepala sedikit gliyengan dan telinga agak berdenging.


Sudah banyak wisatawan yang ingin melihat sunset di sini (Ari Saputra/detikTravel)

Namun rasa kaget itu tiba-tiba hilang begitu lift terbuka. Suasana ruangan yang dibuat sedikit temaram beradu kontras dengan pemandangan luar tower yang mulai memerah. Di bawahnya terdapat kota Tokyo dengan gedung dan blok-blok apartemen maupun rumah yang rapih. Sungai Sumida terlihat anggun membelah kota Tokyo dengan sempurna.

"Lihat, itu puncak Gunung Fuji di sana," kata Oka, pemandu tur kami dengan sedikit berteriak. Bagi Oka, tidak mudah melihat puncak gunung setinggi 3.776 mdpl karena kerapkali tertutup kabut. Saya yang ke Tokyo 2 tahun lalu juga gagal melihat puncak ikon Jepang tersebut karena cuaca yang tak mendukung.

"Kalian dan saya beruntung bisa melihatnya," imbuh Oka dengan nada senang.


Pemandangan Gunung Fuji dilihat dari Tokyo Skytree (Ari Saputra/detikTravel)

Selain menikmati sunset dengan gradasi warna apik, para turis bisa berfoto di photobooth yang banyak disediakan di observation deck. Juga menikmati secangkir kopi atau teh hangat di kafe Skytree di lantai kedua di bawah observation deck.

Di lantai serupa juga terdapat ubin kaca sehingga yang berdiri di atasnya dapat melihat tanah nun jauh di bawah sana. Bagi yang tidak suka ketinggian, berdiri di atas lantai transparan ini dijamin bikin mual-mual.

Dengan segala atraksi yang ditawarkan Skytree Tokyo, siapapun sulit menghapusnya dari daftar perjalanan saat ke Tokyo. Tidak sekedar menikmati bangunan fisik tinggi melainkan menikmati visi masa depan Jepang dari bangunan yang dirancang oleh para arsitek dari Nikken Sekkei tersebut.

"Tokyo Skytree mewakili harmonisasi ruang yang mengeliling dan mewakili gabungan kecantikan tradisional Jepang dengan desain neo futuristik," tulis pengelola Tokyo Skytree dalam website resminya.


Sky Tree Cafe yang bisa dikunjungi wisatawan (Ari Saputra/detikTravel)

(Ari/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED