Destinasi Ramadan di Malaysia, Masjid Pink

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Destinasi Ramadan di Malaysia, Masjid Pink

Faela Shafa - detikTravel
Senin, 20 Jun 2016 07:50 WIB
Destinasi Ramadan di Malaysia, Masjid Pink
Masjid Pink di Putrajaya (Shafa/detikTravel)
Putrajaya - Malaysia menjadi salah satu destinasi yang menarik jika ingin berburu masjid. Salah satu yang bisa didatangi adalah Masjid Pink di Putrajaya.

Jangan hanya sampai Kuala Lumpur saja saat liburan ke Malaysia. Berjalanlah lebih jauh ke Putrajaya. Kota pemerintahan Malaysia ini terasa begitu rapi dan teratur. Tak kalah menarik adalah masjid-masjid yang berdiri di sana.

Adalah Masjid Putra yang terletak di pusat Kota Putrajaya. Masjid yang menjorok ke danau ini terlihat begitu dramatis dari kejauhan. Bangunannya yang megah dan arsitekturnya yang indah membuat siapapun yang melihat ingin datang ke sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu yang paling menarik adalah warna dari masjid tersebut yaitu pink. Maka tak heran jika masjid ini memiliki nama lain yaitu Masjid Pink.


Bagian depan Masjid Pink (Shafa/detikTravel)


Kubahnya jelas berwarna pink (Shafa/detikTravel)

Bukan karena terkena cahaya, warna asli dari masjid ini memang mayoritas pink atau merah muda. Inilah yang membuat masjid ini banyak didatangi wisatawan dari dalam dan luar Malaysia.

Selain warna, paduan gaya arsiteknya sangat menarik, yaitu Turki, Timur Tengah dan Melayu. Masjid ini memiliki 4 lantai, dengan pemisahan yang sempurna antara ruang laki-laki dan perempuan. Masjid yang berada di depan Kantor Perdana Menteri Malaysia ini dibangun pada tahun 1997 dan memiliki luas 1,37 hektar.

Jamaah yang bisa ditampung di sini sekitar 15.000 orang. Selain untuk beribadah, masjid yang namanya diambil dari nama mantan Perdana Menteri Malaysia pertama ini, juga jadi objek wisata.


Wisatawan yang datang ke Masjid Pink (Shafa/detikTravel)

Yang menarik, masjid ini sangat siap dengan kedatangan para wisatawan. Terlihat dari stand informasi dan penyediaan jubah. Bagi wanita yang tidak memakai hijab, diwajibkan menggunakan jubah. Begitu juga dengan laki-laki yang memakai celana lebih pendek dari lutut.

Tidak hanya di depannya, turis juga bisa masuk ke dalam masjid untuk mengagumi arsitektur yang megah nan indah dipandang mata. Ada batasan memakai alas kaki, ada juga batasan bagi pengunjung yang masuk ke dalam masjid.

(rdy/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads