Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 08 Sep 2016 11:40 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Wisata Kontroversial ke Kota Bekas Bencana Nuklir

Kurnia Yustiana
detikTravel
Foto: Kota Pripyat di Ukraina (Thinkstock)

FOKUS BERITA

Wisata Kontroversial
Pripyat - Pripyat di Ukraina, bekas bencana nuklir Chernobyl sebenarnya tidak aman dikunjungi. Tapi malah banyak turis tertarik ikut tur untuk menjelajahinya.

Ledakan reaktor 4 pembangkit listrik Chernobyl pada 26 April 1986 bisa dibilang sebagai tragedi nuklir terburuk sepanjang sejarah. Banyak korban tewas, kota-kota di sekitar Chernobyl terpapar radiasi dan akhirnya ditinggalkan begitu saja oleh penduduknya.

Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel, Kamis (8/9/2016), setelah lama ditinggalkan penduduk, kawasan yang dikenal sebagai Zona Eksklusi Chernobyl dan Kota Pripyat mulai terbuka untuk wisatawan sekitar tahun 2011.

Pemerintah Ukraina melakukan berbagai cara agar reaktor tersebut bisa lebih aman. Termasuk menyelesaikan pembuatan New Safe Confinement di sisa-sisa reaktor 4. Ini bisa mengurangi kontaminasi radioaktif dari reaktor yang meledak tersebut.

(Thinkstock)


Tapi tetap saja, banyak yang menganggap kunjungan ke Zona Eksklusi Chernobyl dan Kota Pripyat cukup berbahaya. Besar kemungkinan traveler terpapar radiasi jika tidak mematuhi aturan-aturan yang berlaku selama tur berlangsung. Tur ini pun mengundang kontroversi banyak pihak.

Untuk bisa berkunjung ke sana, traveler bisa ikut dengan operator yang menyediakan tur Chernobyl. Wisatawan yang tertarik harus mendaftar terlebih dahulu minimal 10 hari sebelum hari H untuk mendapatkan izin masuk.

Jika sudah mendapat persetujuan, traveler harus menandatangi perjanjian bahwa selama di Zona Eksklusi tidak boleh menyentuh barang apapun serta vegetasi. Risiko terkontaminasi kabarnya bisa lebih besar ketika berada di dekat vegetasi.

(Thinkstock)


Ketika tur dimulai, wisatawan akan berkeliling Zona Eksklusi termasuk Kota Pripyat yang lokasinya sekitar 2 km saja dari pembangkit listrik. Ketika ledakan terjadi, sekitar 50 ribu penduduk kota itu mengungsi, sehingga Pripyat kini terbengkalai bagai kota hantu.

Apartemen tak berpenghuni dengan cat yang mengelupas, reruntuhan bangunan serta barang-barang yang berserakan di mana-mana, menjadi pemandangan yang akan traveler saksikan. Sesekali ada hewan yang berkeliaran seperti rusa hingga serigala liar.

Usai berkeliling area tragedi masa lalu ini traveler tak bisa langsung pulang tanpa melewati pemeriksaan. Petugas akan melakukan pemindaian tubuh untuk menguji tingkat radiasi termasuk apakah ada debu radioaktif yang kemungkinan terbawa. Jika semua aman, barulah bisa meninggalkan tempat tersebut.

Hewan liar Zona Eksklusi (Vasily Fedosenko/Reuters)
(aff/aff)

FOKUS BERITA

Wisata Kontroversial
BERITA TERKAIT
BACA JUGA