Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 08 Sep 2016 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Kontroversi Event Wisata Telanjang

Foto: World Naked Bike Ride yang sangat populer namun kontroversial (Reuters)
Canberra - Di dunia ini ada beragam event wisata yang mewajibkan pesertanya untuk telanjang. Tentu saja ini memicu kontroversi, karena ada banyak pihak yang kontra.

Sudah banyak event wisata telanjang yang bikin heboh di berbagai belahan dunia. Mulai dari tur keliling Galeri Nasional Australia sambil telanjang, sampai aksi bersepeda bugil di AS. Tentu saja ada banyak pihak yang tidak setuju akan acara seperti ini karena bertentangan dengan norma kesopanan dan nilai moral.

Dihimpun detikTravel, Kamis (8/9/2016), event wisata telanjang yang kontroversial namun sangat populer di dunia yaitu bersepeda bugil keliling kota, dengan tajuk World Naked Bike Ride. Sebenarnya ada tujuan yang cukup mulia dengan diselenggarakannya event ini.

Event bersepeda telanjang ini digelar sebagai bentuk protes akan ketergantungan manusia terhadap bahan bakar minyak bumi. Pencetus gerakan ini menganggap bahwa bersepeda sambil telanjang, dapat jadi satu jawaban untuk mengatasi efek buruk pemanasan global.

Event World Naked Bike Ride bahkan diselenggarakan di 75 kota di AS, dan di lebih dari 20 negara lainnya. Warga lokal maupun wisatawan diperbolehkan mengikuti event ini. Tidak wajib untuk telanjang bulat, memakai kostum untuk menutupi bagian intim pun diperbolehkan. Seringnya malah peserta ini menghiasi tubuhnya dengan aneka body painting yang unik-unik.

World Naked Bike Ride rutin diselenggarakan setiap tahunnya (Reuters)
Lain bersepeda bugil di AS, lain pula event wisata telanjang dari Jerman. Ada Naked Sledding World Championship, alias lomba seluncur sambil telanjang tingkat dunia. Ya, seluncur di atas es tetapi tidak mengenakan baju. Bisa terbayang dinginnya seperti apa?

Perlombaan satu ini memang cukup gila. Di tengah suhu yang sangat dingin, para peserta dengan asyiknya main seluncuran di atas es. Tak hanya pria, wanita pun ada yang cukup gila untuk ikut perlombaan ini.

Turis pun cuek saja ikut menonton event wisata ini. Perlengkapan yang peserta butuhkan hanya helm, papan seluncur, sepatu khusus, dan celana pendek jika perlu. Setiap kali diselenggarakan, acara ini mampu menyedot hingga 25 ribu orang turis, serta diikuti oleh puluhan peserta. Edan!

Naked Sledding World Championship di Jerman (Getty Images)
Terakhir, ada satu event wisata yang cukup memantik kontroversi di Australia. Apalagi kalau bukan Tur Telanjang keliling Galeri Nasional Australia. Tur ini memang event khusus sekali waktu, namun tetap saja tidak sesuai dengan norma kesopanan.

Lumrahnya turis yang berkunjung ke suatu galeri seni akan mengenakan baju yang rapi, dan sopan. Namun di pameran milik seniman James Turrell, yang bertajuk James Turell : A Retrospective, traveler yang akan ikut tur ini diwajibkan menanggalkan semua pakaiannya.

James Turell yang berasal dari AS, menganggap seni telanjang adalah bentuk seni yang paling murni dari bentuk seni lain yang pernah ada. Telanjang dianggap sebagai sifat alami manusia. Untuk memahami seni dari sudut pandang yang berbeda, traveler diharuskan telanjang bulat agar mengerti pesan yang disampaikan James lewat karyanya.

Selain harus telanjang, peserta tur harus memenuhi persyaratan umur, yakni wajib berusia di atas 18 tahun. Peserta tur telanjang ini dibatasi hingga 50 orang saja per sesinya. Ada-ada saja memang!

Tur keliling galeri telanjang (National Gallery Australia)
(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA