Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 15 Jun 2017 18:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Cara Berlama-lama di Taman Surga Raudhah, Mau Tahu?

Fitraya Ramadhanny
Redaksi Travel
Foto: Area Raudhah di Masjid Nabawi (Fitraya/detikTravel)
Foto: Area Raudhah di Masjid Nabawi (Fitraya/detikTravel)

FOKUS BERITA

Rindu Tanah Suci
Madinah - Raudhah adalah tempat istimewa di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Mau puas berdoa di sana tanpa diusir petugas? Ada rahasianya...

Dalam salah satu hadits disebutkan bahwa Raudhah adalah taman surga. Ini dulunya area antara rumah Nabi Muhammad dan mimbar tempat beliau berkhutbah di Masjid Nabawi yang asli.

BACA JUGA: Raudhah, Taman Surga di Tanah Suci

Luas area ini hanya 144 meter persegi berupa karpet hijau sementara seluruh karpet Masjid Nabawi merah warnanya, hampir seluas lapangan basket saja. Tapi ini adalah area di mana doa-doa akan dikabulkan. Itu sebabnya jamaah umroh dan haji berebut untuk bisa berdoa di tempat ini. Jika beribadah di Raudhah pun diyakini pahalanya adalah 1.000 kali lipat.

Oleh karena itu, petugas mengatur supaya jamaah bergantian berdoa di Raudhah. Antreannya di Masjid Nabawi ibarat wisatawan antre naik wahana di taman rekreasi. Urutannya antre, salat sunah dan berdoa di Raudhah, kemudian berjalan melewati makam Nabi Muhammad yang dulu adalah rumahnya.

Raudhah adalah area dengan karpet hijau (Fitraya/detikTravel)Raudhah adalah area dengan karpet hijau (Fitraya/detikTravel)
Paling banter hanya 30 menit. Hal yang sama juga berlaku untuk perempuan. Bedanya area Raudhah untuk perempuan lebih berdesak-desakan daripada area laki-laki. Itu sebabnya mencapai Raudhah adalah sebuah perjuangan, apalagi untuk perempuan yang hanya bisa ke Raudhah selepas subuh, dzuhur dan isya saja.

Bahkan di area perempuan ada spanduk imbauan dalam 3 bahasa Turki, Arab dan Indonesia. "Saudari-saudari kaum muslimat, jangan memaksakan diri dan menyakiti sesama pada saat masuk ke Raudhah dengan saling mendorong dan berdesakan. Tunggulah giliran dengan izin Allah, masih banyak waktu untuk Anda dapat memasuki Raudhah dan melaksanakan salat di dalamnya," begitu bunyi spanduk imbauan saking seringnya jamaah tidak sabar mengantre Raudhah.

Bagaimana caranya bisa berjam-jam di Raudhah supaya puas salat dan berdoa? Pengalaman detikTravel, hal itu bisa dilakukan dengan dua cara, tapi sayang ini hanya bisa dilakukan jamaah pria. Pertama adalah itikaf sejak tengah malam sampai pagi.

Imbauan agar jamaah tertib (Fitraya/detikTravel)Imbauan agar jamaah tertib (Fitraya/detikTravel)
Pengunjung malam hari lebih sepi, tapi bukan artinya tidak rebutan. Tapi setidaknya ada peluang untuk bisa lebih lama di Raudhah atau menunggu jamaah lain selesai dan kita bertukar tempat. Menjelang salat subuh, Raudhah akan langsung penuh sesak dan kita tidak bisa ke mana-mana lagi. Kalau iseng pergi, tempat kita akan diambil jamaah lain.

Bagaimana cara yang satunya? Jika datang ke Masjid Nabawi menjelang salat subuh, cobalah ambil posisi sedekat mungkin dengan panggung untuk adzan. Dari panggung adzan sampai ke makam Rasulullah adalah area Raudhah yang nantinya dipakai jamaah perempuan.

Begitu salat selesai, area Raudhah akan dipisahkan antara laki-laki dan perempuan. Ayo segera masuk ke area perempuan! Penandanya adalah partisi plastik putih. Nah, mobilitas pengunjung di area Raudhah laki-laki akan berlangsung seperti biasa, tapi tidak dengan area perempuan.

Jamaah pria memanfaatkan area perempuan yang belum dibuka (Fitraya/detikTravel)Jamaah pria memanfaatkan area perempuan yang belum dibuka (Fitraya/detikTravel)
Jamaah yang terlanjur masuk ke area Raudhah perempuan, akan dibiarkan saja di dalamnya dan tidak akan diusir-usir. Kita bisa sepuasnya berdoa, salat dan mengaji di dalam Raudhah. Alhamdulillah banget deh!

Sampai kapan? Sampai petugas selesai memasang sekat-sekat dan jalur akses masuk untuk jamaah perempuan ke Raudhah. Termasuk memasang spanduk imbauan supaya tertib, dan partisi panjang dari pintu perempuan di sisi utara Masjid Nabawi.

Jamaah perempuan akan mulai masuk ke Raudhah sekitar pukul 07.00 waktu Madinah. Jadi, kita bisa menikmati Raudhah sepuasnya dari selepas subuh, sampai menjelang kedatangan jamaah perempuan. Saat itulah Raudhah di area perempuan akan sepi sekali karena jamaah laki-laki akan mulai dipersilakan pergi.

Sekadar mengingatkan, saran ini bukannya untuk gaya-gayaan lho. Tujuan kita ke Raudhah adalah untuk beribadah dengan maksimal mengharapkan keridhaan Allah SWT. Selamat berjuang meraih Raudhah!

Dinding hijau makam Nabi Muhammad (Fitraya/detikTravel)Dinding hijau makam Nabi Muhammad (Fitraya/detikTravel)Dinding hijau makam Nabi Muhammad (Fitraya/detikTravel)
(fay/fay)

FOKUS BERITA

Rindu Tanah Suci
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Shinkansen Made In China

Sabtu, 23 Sep 2017 23:15 WIB

China punya kereta 'Shinkansen' baru bernama Fuxing. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan 400 Km/jam. Traveler mesti coba kalau liburan ke China.