Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 22 Nov 2017 18:50 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Bukan Orang, Desa Ini Dihuni oleh Ratusan Rubah

Shinta Angriyana
Redaksi Travel
Zao Fox Village (Instagram/claireyus)
Zao Fox Village (Instagram/claireyus)
Miyagi - Desa di Miyagi, Jepang ini boleh terbilang unik. Bukan manusia yang tinggal di sana, tapi ratusan rubah.

Di pegunungan dekat Shiroishi, Miyagi, Jepang, terdapat sebuah desa yang menjadi tempat hidup ratusan rubah. Namanya adalah Zao Fox Village, yang juga diusung-usung sebagai tempat paling gemas sedunia!

Rubah yang tinggal juga tidak satu jenis saja, melainkan 6 jenis yang ada di sana. Sebenarnya, wilayah ini bukan desa seperti gambaran pada umumnya. Tapi wilayah kawasan hutas yang luas dan berada di kaki gunung, serta diberikan pagar pembatas.

Dilansir detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (22/11/2017) di sini traveler tidak hanya bisa melihat rubah saja. Tetapi berkeliling desa, berfoto, bahkan memberikan makan kepada hewan lucu tersebut. Mereka juga sudah jinak kepada turis yang datang.

Zao Fox Village juga dijaga dan dikelola dengan baik. Sehingga para rubah pun tidak hidup dengan liar dan bebas untuk menjaga kesehatannya.

Lucu ya rubah-rubah ini? (Instagram/bethparow)Lucu ya rubah-rubah ini? (Instagram/bethparow)


Saat pertama kali masuk ke sana, traveler sudah disambut oleh rubah-rubah lucu. Ada yang menghampiri, ada juga yang tidur dengan santainya. Begitupun saat menyusuri berbagai sudut-sudutnya. Tenang, akan ada pemandu yang menemani.

Usut diusut, rubah menjadi salah satu hewan yang dianggap sakral oleh orang Jepang. Rubah dipercaya adalah lambang kemakmuran dan keberuntungan.

Tetapi, traveler tidak boleh sembarang bertingkah di sini. Saat berfoto harus selalu melihat kondisi rubah, jangan pada saat mereka merasa terancam atau sampai menganggunya. Memberi makan di dalam kandang juga dilarang.

Untuk dapat memasuki wilayah Zao Fox Village, traveler akan dikenakan biaya 700 yen atay setara dengan Rp 84 ribu. Sedangkan untuk memberi makan rubah harus membayar 100 yen (Rp 12 ribu).
(sna/rdy)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED