Untuk menghormati peringatan Hari Raya Nyepi, wisata gunung Bromo bakal ditutup selama dua hari, yaitu tanggal 19 dan 20 Maret 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) melalui akun Instagram resmi mereka @bbtnbromotenggersemeru.
Seperti dilihat detikTravel, Rabu (11/3/2026) pengumuman penutupan Bromo tersebut tertuang dalam surat keputusan Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang ditandatangani oleh Rudijanta Tjahja Nugraha selaku kepala balai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam surat bernomor 112 Tahun 2025 itu tertera bahwa untuk tanggal 19 dan 20 Maret 2026, Bromo bakal ditutup dengan pertimbangan Hari Raya Nyepi dan menghormati suku Tengger yang merayakannya.
"Informasi Penting untuk #sahabatmentaritengger !!
Bromo akan ditutup sementara pada 19-20 Maret untuk menghormati masyarakat Tengger yang menjalankan ibadah Nyepi," tulis pengumuman @bbtnbromotenggersemeru di Instagram.
Balai TN Bromo Tengger Semeru juga mengajak traveler untuk menjadikan penutupan tersebut sebagai momen untuk refleksi terhadap diri sendiri.
"Mari jadikan momen hening ini sebagai refleksi diri, menjaga harmoni dengan alam, dan menghormati kearifan budaya," imbuh mereka.
"Yuk sebarkan informasi ini sahabat, agar yang ingin ke Bromo tahu dan bisa menyesuaikan rencana kunjungan.
Dengan menghargai tradisi, kita memperkuat persaudaraan. Mari kita beri Bromo ruang istirahat sejenak. Hormati budaya, rayakan keberagaman. Salam konservasi," tutup pihak balai.
(wsw/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?