Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Feb 2018 18:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Mengintip Latihan Pramugari Turkish Airlines

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Foto: Pramugari Turkish Airlines (Kurnia/detikTravel)
Foto: Pramugari Turkish Airlines (Kurnia/detikTravel)
Istanbul - Turkish Airlines selalu menjaga performa awak kabinnya. Maskapai ini punya pusat pelatihan untuk awak kabin belajar melayani penumpang.

detikTravel berkesempatan berkunjung ke Turkish Airlines Flight Training Center di Istanbul, Turki beberapa pekan lalu, dalam rangkaian kegiatan Media Trip Turkish Airlines. Ini merupakan kesempatan langka, jarang-jarang ada kesempatan melihat langsung berbagai sisi pusat pelatihan para pilot, pramugari dan pramugara dari salah satu maskapai terbaik Eropa ini.

Tiba di training center, kami disambut oleh Gamze Erduran, Training Coordinator Turkish Airlines Flight Training Center. Kami diajak berkeliling ke sejumlah ruangan yang biasanya dipakai untuk berlatih para awak kabin.

Yang pertama, ada mesin-mesin yang tampak seperti ruangan kotak menjulang tinggi sekitar 10 meter. Itulah simulator yang digunakan para calon pilot untuk berlatih.

"Masa pelatihan 18 bulan untuk kandidat pilot," kata Gamze.

Flight simulator yang ada pun beragam, seperti simulator Airbus A320 serta Boeing 777-300. Teknologi yang ada sudah mumpuni karena Turkish Airlines menerapkan standar kualitas tinggi. Tak hanya para calon pilot saja yang berlatih di sini, tapi juga pilot yang jam terbangnya sudah tinggi.

"Evaluasi dilakukan setiap 6 bulan sekali," ujarnya.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)
Setelah melihat-lihat dari luar, kami diajak masuk ke salah satu flight simulator Boeing 737-800. Di dalam, ada seorang instruktur pilot yang mempersilakan kalau mau coba duduk di kursi pilot.

Ia sembari menerangkan kalau pilot dilatih untuk siap menghadapi berbagai situasi. Jadi selama di dalam, sekitar 4 jam calon pilot akan dilatih menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi sejak take off hingga landing. Termasuk berbagai keadaan cuaca dan aneka rute yang diterbangi Turkish Airlines.

BACA JUGA: Menikmati Kelas Bisnis Turkish Airlines Jakarta-Istanbul

Di sisi depan yang dibuat seperti jendela, dilengkapi layar yang bisa menampilkan berbagai pemandangan. Saat itu, sang instruktur mengatur layar hingga menampilkan suasana landing di Bandara Soekarno Hatta.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)


(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)
Dia memencet sejumlah tombol, kemudian suasana di dalam pun terasa seperti benar-benar sedang landing di Soetta. Terasa getaran seperti sedang landing, hingga akhirnya pesawat berhenti sempurna. Wah!

Selesai menjajal seperti apa rasanya jadi pilot, kami diajak ke ruangan lain. Tempat yang satu ini lebih luas lagi, dengan cabin simulator Airbus A310-300. Saat itu memang sedang tak ada awak kabin yang tengah berlatih di dalamnya.

Kami pun kembali diajak masuk untuk merasakan simulasi. Di sini biasanya awak kabin dilatih untuk berbagai kemungkinan yang terjadi saat pesawat mengudara. Seperti latihan emergency landing, dengan kabin berasap serta kondisi di sisi luar pesawat ada yang terbakar maupun mendarat di air. Di salah satu sisi cabin ini memang telah tersedia kolam renang yang luas.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)
Seperti halnya pilot, yang berlatih di sini bukan hanya para calon awak kabin, tapi juga untuk evaluasi mereka yang sudah profesional. Bedanya, kalau pilot evaluasi 6 bulan sekali, tidak begitu dengan awak kabin.

"Latihannya setiap 9 sampai 12 bulan sekali," ucap Gamze.

Kami kemudian beranjak ke luar ruangan, dan masuk ke tempat yang lebih kecil. Di sinilah kami bertemu dengan 33 awak kabin asal Maroko dalam sesi fire fighting simulation, di mana mereka berlatih, memperagakan bagaimana cara memadamkan api jika terjadi kebakaran di kabin.

Nah, masih banyak lagi ruangan-ruangan tempat pelatihan buat pilot juga awak kabin. Dengan standar kualitas mumpuni, Turkish Airlines Flight Training Center tak hanya dipakai untuk berlatih para awak kabin Turkish Airlines saja, tapi juga maskapai dunia lainnya, baik itu dari Timur Tengah maupun Eropa.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)
(krn/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED