Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Nov 2020 09:03 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ini Monyet Paling Pesek Dunia, Kalau Hujan Pasti Bersin

Bonauli
detikTravel
Monyet hidung pesek myanmar
Monyet hidung pesek Myanmar (Getty Images/iStockphoto)
Burma -

Primata yang satu ini sangat unik dan paling langka di dunia, namanya monyet hidung pesek. Saking peseknya, yang kelihatan hanya lubang hidungnya saja.

Rhinopithecus strykeri, begitulan nama latin dari primata satu ini. Dikenal dengan nama Myanmar snub-nosed monkey atau monyet hidung pesek, primata ini memang begitu unik.

Dilansir dari Fauna & Flora Internasional (FFI), sebuah organisasi nirlaba pemerhati konservasi dunia, monyet hidung pesek ditemukan pada tahun 2010 dan diidentifikasi sebagai spesies baru tahun 2011.

Pertama kali ditemukan, monyet hidung pesek berada di Negara Bagian Kachin, timur laut Myanmar dekat perbatasan Myanmar dan menyebar ke Porvinsi Yunnan, China. Karena adanya Sungai Mekong, primata di dua negara ini tak bisa bersatu.

Monyet hidung pesek sangat mudah dibedakan dari primata lain. Selain hidungnya, warna bulu dari jenis ini sangat mencolok yaitu hitam dan coklat terang kehitaman. Sementara bayinya berwarna pucat.

Monyet hidung pesek myanmarMonyet hidung pesek myanmar Foto: (Getty Images/iStockphoto)

Mata primata ini berbentuk almond dan hitam pekat. Sementara bibir monyet ini menonjol dan tebal. Bagian dagu mereka ditutupi dengan janggut tipis yang halus.

Primata ini tinggal di hutan dengan ketinggian antara 2.600-3.100 meter. Menurut peneliti, mereka bisa hidup hingga usia 20-25 tahun.

Bukan cuma hidungnya yang unik, primata ini punya kebiasaan lucu saat hujan. Menurut orang Myanmar, monyet hidung pesek mudah ditemukan saat hujan. Karena monyet ini akan bersin ketika hujan turun. Ini mengapa mereka juga dijuluki monyet bersin atau Myanmar sneezing monkey.

Si monyet bersin hidup dengan makan dedaunan, buah, biji, kulit kayu, kuncup, batang dan lumut. Lumut sebenarnya miskin nutrisi dan beracun, namun perut monyet hidung pesek dapat mengekstraksi nutrisi dari lumut dan mengolahnya.

Monyet hidung pesek myanmarMonyet hidung pesek myanmar Foto: (Getty Images/iStockphoto)

Wilayah jelajah dari monyet ini sekitar 12-23 km persegi. Saat musim dingin tiba, mereka akan mulai turun ke pemukiman untuk mendapatkan makanan. Karena seringkali mereka mati karena langkanya makanan di musim dingin.

Kini primata monyet hidung pesek tidak lebih dari 330 individu saja. International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan spesies ini sebagai hewan paling terancam punah dan primata paling langka di dunia.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA