Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Nov 2020 09:04 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Seperti Santo yang Punya Altar, Ada Museum Maradona di Naples

Femi Diah
detikTravel
Massimo Vignati berfoto bersama ibunya Lucia pada 20 November 2019.
(Massimo Vignati bersama koleksi di Museum Maradona. AFP/ALBERTO PIZZOLI)
Naples -

Diego Maradona bukan cuma menjadi Tuhan di Argentina. Dia dianggap santo komplit dengan museum di Naples.

Kesedihan mendalam dirasakan warga Naples saat Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020). Legenda yang membawa timnas Argentina menjadi juara dunia pada 1986 di Meksiko itu tutup usia pada umur 60 tahun, berselang 26 hari setelah ulang tahunnya pada 30 Oktober.

Maradona meninggal dunia dalam periode penyembuhan usai menjalani operasi pengangkatan gumpalan darah otak pada 3 November. Sejak itu, doa-doa dipanjatkan dari Naples

Naples memang tidak asing kepada Maradona. Naples merupakan rumah kedua pesepakbola yang identik dengan nomor punggung 10 itu.

Maradona tiba di Napoli sebagai pemain yang memecahkan rekor transfer tahun 1984 di angka 10,48 juta pound sterling dari Barcelona. Maradona pindah karena dinilai tidak berkembang di Barcelona.

Memang sih, butuh waktu dua tahun untuk Maradona mempersembahkan kebahagiaan bagi warga Naples dengan gelar scudetto. Tapi, tidak cuma satu, Maradona memberikan dua gelar juara Serie A, pada musim 1986-1987 dan 1989-1990. Kemudian, ditambah trofi Coppa Italia, Piala EUFA, dan Piala Super Italia.

Boleh dibilang itu adalah zaman keemasan yang tidak pernah diulangi lagi oleh Napoli.

Massimo Vignati berfoto bersama ibunya Lucia pada 20 November 2019.Massimo Vignati berfoto bersama ibunya Lucia pada 20 November 2019. Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI

Makanya, Maradona akan selalu menjadi santo pelindung Napoli. Dan, sebagaimana santo yang memiliki altar mereka, demikian pula Maradona, memiliki museum.

Museum Maradona itu ada di di ruang bawah tanah sebuah bangunan khas di Secondigliano, lingkungan yang keras di utara Napoli. Di museum itu tersimpan harta karun berupa sepatu bot kiri, sepatu yang digunakan Maradona untuk mencetak dua gol melawan Belgia di semifinal Piala Dunia 1986.

Traveler juga dapat menemukan kontrak pertama Maradona bersama Napoli. Selain itu, disimpan sofa yang digunakannya saat tinggal di Napoli.

Museum Maradona yang ada di bawah tanah itu bikinan Massimo Vignati dan diluncurkan pada Desember 2019. AFP mewawancarai Vignati dan singgah di museum tersebut.

Museum Maradona Tidak Ada Dalam Peta

Museum itu tidak muncul di peta Napoli mana pun, termasuk di panduan perjalanan. Masuknya pun gratis.

Di dalam ruangan itu tersimpan benda-benda yang sangat Maradona. Mulai dari foto-foto, panji, bola, ban kapten dan jersey. Beberapa di antaranya dicuci atau ditandatangani, yang lainnya tidak.

Beberapa item dianggap sebagai relik suci. Bangku tempat Maradona berganti pakaian di Stadio San Paolo dan jaket K-Way yang ditampilkan dalam rekamannya yang mengesankan saat dia melakukan juggling bola dengan suara Opus 'Live is Life dalam sebuah pemanasan sebelum Napoli menghadapi Bayern Munich pada 1989.

Selanjutnya
Halaman
1 2

BERITA TERKAIT
BACA JUGA