Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 06 Jan 2021 09:40 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Viral, Ada Restoran Bertema Komunis di Malaysia

Bonauli
detikTravel
Restoran viral karena tema komunis
Foto: (dok. Facebook/ Izackkrie)
Jakarta -

Berita viral datang dari negeri Jiran. Warganya heboh ketika tau sebuah restoran memajang wallpaper bertema komunis.

Dilansir dari berbagai sumber, sebuah restoran yang tak disebutkan namanya ini berada di Bukit Mertajam, Kota Penang. Restoran ini sudah berdiri selama 4 tahun.

Didirikan oleh sepasang suami istri, ide tema restoran ini datang ketika mereka jalan-jalan ke kampung istri, Joey, di China. Joey dan suami yang orang Malaysia, terinspirasi sebuah restoran yang memiliki desain sama.

"Ketika pertama kali melihat desain semacam ini, saya menganggapnya menarik dan lucu, lalu berpikir itu akan menarik pelanggan (dengan cara foto dan mengunggahnya di media sosial)," ujar Joey.

Restoran viral karena tema komunisRestoran viral karena tema komunis Foto: (dok. Facebook/ Izackkrie)

Setelah tiba di Penang, mereka akhirnya sepakat membuat restoran dengan tema yang sama seperti di kota kelahiran Joey. Dari luar restoran ini tampak biasa saja. Namun ketika masuk ke dalamnya, dinding restoran dipenuhi dengan karikatur Mao Tse Tung.

Mao The Tung adalah bapak pendiri Republik Rakyat China. Ia juga seorang komunis revolusioner yang jadi legenda di China.

Dalam wallpaper tersebut Mao Tse Tung terlihat di kelilingi oleh tentara. Mereka juga memegang buku merah yang dan mengenakan seragam komunis. Sambil memberi hormat kepada bendera, karikatur ini tampak menyatu dengan nuansa di restoran tersebut.

Piring dengan karikatur Presiden Tiongkok Xi Jinpin yang membayangi Tembok Besar China juga jadi sudut sorotan. Keributan ini bermula dari libur tahun baru 2021.

Restoran ini kebanjiran pengunjung dan mereka terpana dengan tema yang dibuat oleh Joey dan suami. Para pelanggan memperhatikan wallpaper lekat-lekat dan menganggap bahwa tulisan yang ada di sana adalah pesan propaganda.

Karena dikira pendukung komunis, warganet melapor ke polisi dan meminta mereka untuk diperiksa. Akhirnya polisi datang dan mengintrogasi pemilik restoran tersebut.

Usut punya usut, tulisan yang ada di dinding bukanlah propaganda komunis. Joey mengatakan bahwa teks mandarin itu berisi slogan kuliner yang lucu.

"Teksnya bukan tentang komunisme, bahkan tak menyentuh topik itu. Isi pesannya tentang makanan dan restoran kami," jelasnya.

Rupanya restoran ini bukan satu-satunya. Joey dan suami memiliki restoran dengan tema yang sama di George Town. Lucunya, di sana tak ada laporan tentang hal serupa.

Karena kesalahpahaman ini, wallpaper di restoran tersebut telah dilepas dan disita polisi. Sementara lima karyawan restoran harus ditahan untuk diintrogasi.

Joey dan suami kini sedang berada di bawah karantina mandiri di rumah karena pandemi. Sedangkan polisi sedang menyelidiki kasus ini berdasarkan dua ketentuan terpisah.

"Katika saya memulai bisnis saya sendiri, saya memutuskan untuk menggunakan ini sebagai tema. Tapi saya benar-benar tidak menyangka bahwa saya akan mendapatkan masalah hukum empat tahun kemudian," pungkas Joey.



Simak Video "Jokowi-PM Malaysia Bertemu Bahas Bilateral hingga TKI"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA