Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 14 Mar 2021 08:11 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Mau ke Hagia Sophia? Simak Dulu 7 Fakta Tentangnya

The full moon rises behind the Byzantine-era Hagia Sophia in the historic Sultanahmet district of Istanbul, early Tuesday, Sept. 1, 2020. Worshipers held the first Muslim prayers in 86 years inside the Istanbul landmark that served as one of Christendoms most significant cathedrals, a mosque and a museum before its conversion back into a Muslim place of worship on July 24, 2020. The conversion of the edifice, has led to an international outcry. (AP Photo/Emrah Gurel)
Masjid Hagia Sophia Foto: AP/Emrah Gurel
Istanbul -

Turki sudah kembali dibuka dan wisatawan pun telah diizinkan berkunjung, termasuk ke Masjid Hagia Sophia. Bangunan paling ikonik di Turki ini memang menjadi salah satu wishlist setiap wisatawan.

Selain megah, Masjid Hagia Sophia juga memiliki sejarah yang panjang.

Bangunan megah ini telah menjadi landmark kota Istanbul dan menyimpan sejumlah fakta menarik yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang.

1. Bukan bangunan asli

Masjid Hagia Sophia berdiri di atas struktur berbagai bangunan yang telah musnah dan dibangun kembali berkali-kali. Awalnya, bangunan ini merupakan Gereja Constantius II. Bangunan masjid ini selesai kemudian selesai dibangun pada tahun 537.

2. Sudah delapan kali hancur

Bangunan Hagia Sophia hancur dihantam gempa pada tahun 553, 557, 558, 869, 989, dan 1344. Kehancuran pertamanya adalah pada tahun 404 akibat kerusuhan, lalu terbakar pada tahun 532. Baru pada tahun 2006 yang lalu Masjid Hagia Sophia mengalami renovasi besar-besaran untuk meremajakannya.

3. Menjadi sasaran perang masa lalu

Bangunan ini merupakan rumah ibadah utama di Istanbul, sehingga ia selalu menjadi sasaran musuh saat berperang. Hagia Sophia pernah diserang saat Perang Salib ke-4 dan diserang oleh Ottoman pada tahun 1481.

4. Pernah menjadi berbagai gereja

Ketika dibangun pertama kali, Hagia Sophia berfungsi sebagai Gereja Constantius II. Namun, pada Perang Salib ke-4, berubah menjadi gereja Katolik Romawi. Tahun 1261, berubah lagi menjadi gereja Ortodoks Timur.

5. Pernah menjadi masjid

Sebelum kembali difungsikan sebagai masjid pada 2020 lalu, Masjid Hagia Sophia pernah berfungsi pada tahun 1481 atas perintah Sultan Mehmet II. Renovasi besar-besaran pun dilakukan selama ratusan tahun, termasuk pemasangan ornament piringan raksasa pada tahun 1847 di bawah perintah Sultan Abdulmecid.

6. Mahakarya arsitektur Byzantine

Hingga kini, Masjid Hagia Sophia dianggap sebagai salah satu mahakarya arsitektur dunia. Pengaruh Byzantine serupa pun terlihat di beberapa masjid dan gereja lain di dunia, termasuk penggunaan interior dinding mozaik dan pilar marmer.

7. Ada mozaik tersembunyi

Pada saat dibangun pertama kali, Hagia Sophia dipenuhi ukiran dan mozaik yang menggambarkan kisah Yesus, Bunda Maria, dan kaisar serta permaisuri Byzantine. Ketika dialihfungsikan sebagai masjid, semuanya ditutup dengan car putih. Kini, Anda masih bisa melihat sisa-sisa relief ini di situs sejarah yang berada di samping pintu masuk Masjid Hagia Sophia.

Selain Masjid Hagia Sophia, ada banyak destinasi wisata religi Islam di dunia yang juga patut Anda kunjungi.



Simak Video "Kumandang Azan di Hagia Sophia Tandai Dimulainya Ramadhan 1442 H"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA