Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 15 Agu 2021 12:40 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ramai 'Jokowi 404: Not Found', Ini Mural Kontroversi Dunia

bonauli
detikTravel
Mural Jokowi 404: Not Found terpampang di dinding di Tangerang (dok.istimewa)
Foto: Mural 'Jokowi 404: Not Found' terpampang di dinding di Tangerang (dok.istimewa)
Jakarta -

Mural 'Jokowi 404: Not Found' menjadi viral. Dianngap menyinggung negara, mural ini pun di hapus oleh aparat.

Sebelum ini, mural-mural kontroversi telah ada sejak lama. Mural bukan hanya jadi seni tapi juga sebagai media kritik terhadap pemerintah.

1. Banksy di Inggris

Sebut saja mural karya Banksy yang mendunia. Muralnya yang paling terkenal adalah mural berjudul 'Girl with Balloon' di London, Inggris. Mural ini menggambarkan gadis muda dengan tangan terjulur ke arah balon merah berbentuk hati. Mural ini merupakan bentuk kritik atas krisis di Timur Tengah yang membuat anak-anak menjadi pengungsi.

Seperti dilansir AFP, mural karya Banksy juga pernah muncul di tembok-tembok Paris pada 2017. Sebagian mural itu merupakan kritiknya terhadap kapitalisme dan krisis pengungsi yang sedang meliputi Eropa. Banksy juga kerap membagikan karya-karyanya melalui akun Instagram-nya, @banksy.

Lukisan Banksy di Balai Lelang Sotheby's LondonLukisan Banksy di Balai Lelang Sotheby's London Foto: Sotheby's

2. Megan di Amerika Serikat

Kalau Inggris punya Banksy, di Amerika Serikat ada Megan Wilson. Dikutip dari laman pribadinya, Megan Wilson adalah seniman mural yang juga memakai mural sebagai sarana kritik sosial-politik.

Banyak muralnya mengkritik kapitalisme dan oligarki. Megan juga pernah membuat proyek mural di Desa Geneng, Yogyakarta. Mural ini mengkritik pemerintah soal jaminan kesejahteraan untuk semua orang.

3. Dmitri Vrubel di Jerman

Mural yang satu ini tak kalah kontroversi. Bernama Fraternal Kiss. Mural ini menggambarkan pemimpin Uni Soviet Leonid Breznev yang sedang berpelukan dan berciuman dengan Presiden Jerman Timur Erich Honeker.

Sebenarnya lukisan ini aslinya berjudul 'My God, Help Me to Survive This Deadly Love'. Pada tahun 2009, mural ini pernah rusak oleh aksi vandalisme pada 2009. Karena begitu ikonik, Vrubel diperintahkan untuk melukisnya kembali.

[Gambas:Instagram]

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pengamat Bandingkan Mural 'Jokowi 404' dengan Kasus 'Kerbau' SBY"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA